JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kades Gedongan Diadukan ke Bupati

Kades Gedongan Diadukan ke Bupati

299
BAGIKAN

Didesak Tidak Ikut Pilkades

CABUT REKOMENDASI—Puluhan warga Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu menuntut agar Bupati Karanganyar, Rina Iriani mencabut rekomendasi Kades Gedongan, Tri Wiyono dari bursa Pilkades 21 Februari mendatang, Kamis (14/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Puluhan warga Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu menggelar aksi di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (14/2). Mereka mendesak Bupati Rina Iriani mencabut surat rekomendasi pencalonan Kades Gedongan, Tri Wiyono dalam Pilkades 21 Februari mendatang karena sang Kades bermasalah.

Sebelum berorasi, puluhan warga Gedongan juga membentangkan sejumlah spanduk yang isinya agar Pemkab menindak tegas Kades Wiyono karena terindikasi melakukan sejumlah pelanggaran Perda dan Perbup. “Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Kades juga sudah diakui oleh Inspektorat setelah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata koordinator aksi, Eko Krishartono.

Pelanggaran yang dilakukan Kades Wiyono versi Inspektorat yakni tidak melakukan pelelangan tanah kas desa secara terbuka dan terindikasi memalsukan tanda tangan dalam dokumen pelelangan tersebut. “Tidak adanya keterbukaan ini menunjukkan sang Kades telah melanggar Perda Nomor 31 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemanfaatan Tanah Kas Desa,” tegas Eko.

Tidak hanya terkait lelang tanah kas desa, Kades Wiyono juga diduga melakukan korupsi APBDes senilai Rp 1,2 miliar, serta telah memalsukan tanda tangan anggota Badan Perwakilan desa (BPD) dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPj) selama kepemimpinannya.

“Kami mendesak Bupati segera mencabut rekomendasi yang mengizinkan Kades Wiyono ikut Pilkades lagi, karena yang bersangkutan tidak layak mencalonkan diri sebagai Kades,” tandasnya.

Tidak berhasil menemui Bupati, puluhan pendemo ini pun akhirnya diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi di kantor Setda Karanganyar. Di hadapan warga Gedongan, Samsi mengaku akan menyampaikan dan menindaklanjuti tuntutan mereka kepada Bupati Rina. “Setelah Senin depan baru dapat kami berikan jawaban. Kami harap agar warga Gedongan menjaga kondusivitas desa jelang digelarnya Pilkades nanti,” jelas Samsi. Muhammad Ikhsan