JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kades Gedongan Diduga Korupsi Kas Desa : Warga Gedongan Tagih Janji Inspektorat

Kades Gedongan Diduga Korupsi Kas Desa : Warga Gedongan Tagih Janji Inspektorat

377
BAGIKAN
AUDIENSI—Inspektur Karanganyar, Suprapto (kanan) beraudiensi dengan perwakilan warga Desa Gedongan terkait kasus penyelewengan dana kas desa yang menyeret Kades Gedongan, Tri Wiyono, Senin (4/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Perwakilan warga Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu yang tergabung dalam Paguyuban Peduli Desa Gedongan mendatangi Inspektorat Karanganyar, Senin (4/2), untuk menanyakan tindak lanjut pemeriksaan terhadap Kades Gedongan, Tri Wiyono atas kasus dugaan penyelewengan dana kas desa.

Kedatangan warga Desa Gedongan diterima langsung oleh Kepala Inspektorat Karanganyar, Suprapto. Mereka pun diberi kesempatan untuk beraudiensi di salah satu ruangan Inspektorat. Eko Krishantoro, salah satu warga, menuturkan pihaknya ingin menagih janji Inspektorat yang seharusnya memberikan hasil pemeriksaan dugaan korupsi itu pada akhir Januari lalu. “Ini katanya kami diajak bertemu, tetapi belum ada hasilnya,” kata Eko.

Ia menerangkan, pemeriksaan kasus penyelewengan yang diduga dilakukan Kades Gedongan, Tri Wiyono sudah berlangsung dua kali. Pada pemeriksaan yang pertama tidak ditemukan adanya penyelewengan yang dilakukan oleh Wiyono. Tak puas, warga pun meminta dilakukan pemeriksaan untuk yang kedua kalinya.

“Hasil dari tim pertama itu tidak ditemukan penyelewengan. Maka Tri Wiyono pun mendapat rekomendasi dari bupati untuk kembali mencalonkan diri menjadi Kades pada 21 Februari mendatang. Tapi pada pemeriksaan tim yang kedua ada penyimpangan. Berarti tim pertama dari Inspektorat ada  main kan?” ungkap Eko.

Menanggapi itu, Kepala Inspektorat Karanganyar, Suprapto mengatakan hasil pemeriksaan terhadap Kades Gedongan, Tri Wiyono, akan diumumkan pekan depan. Untuk saat ini laporan tersebut memang tidak bisa disampaikan kepada warga karena merupakan dokumen rahasia negara. “Kami tidak bisa langsung memberikan begitu saja. Karena ini dokumen negara. Jadi harus melalui prosedur,” jelasnya.

Suprapto juga meminta warga Desa Gedongan untuk bersikap tenang menghadapi persoalan itu. Dalam waktu dekat ia mengaku persoalan tersebut akan terselesaikan. “Kami juga usahakan akan memberikan surat penjelasan terkait kasus itu maksimal pekan depan,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, jika memang Kades Gedongan, Tri Wiyono terbukti bersalah melakukan penyimpangan maka akan diberi sanksi tegas. “Jika hasilnya positif melakukan penyimpangan, maka akan dikenakan sanksi sesuai yang berlaku,” ungkap Suprapto. Muhammad Ikhsan