JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Kantor Dibangun Tak Lengkap : Camat Wonogiri Protes ke DPU

Kantor Dibangun Tak Lengkap : Camat Wonogiri Protes ke DPU

546
BAGIKAN
TAK LENGKAP-Bangunan Kantor Camat Wonogiri yang baru saja selesai dibangun ini belum dilengkapi sejumlah fasilitas.. Foto diambil, Kamis (31/1). Joglosemar | Eko Sudarsono

Pernik-pernik yang belum dilengkapi itu berupa saluran air dari kamar mandi lantai atas menuju ke bawah.

WONOGIRI-Pembangunan kantor Camat Wonogiri masih menyisakan sejumlah masalah. Pasalnya, meski sudah selesai dibangun dan kontrak kerja sudah habis, masih ada sejumlah fasilitas yang belum tersedia. Di sisi lain, meski pihak rekanan molor dalam mengerjakan proyek, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tak memberikan sanksi blacklist.

Camat Wonogiri, Slameto Sudibyo mengatakan pernik-pernik yang belum dilengkapi itu berupa saluran air dari kamar mandi lantai atas menuju ke bawah, meski kamar mandi sudah selesai dibangun. Selain itu, belum dipasangnya pegangan tangga ke lantai dua meski tangga sudah jadi.

“Lis di tepi atap ruangan juga belum ada, meski bangunan sudah dinyatakan jadi. Kami sudah surati DPU dan pihak rekanan sudah mulai melakukan penambahan yang kurang tadi. Saluran air di kamar mandi juga sudah ada,” kata dia, Kamis (31/1).

Untuk pegangan pada tangga dan lis atap, pihak rekanan kini tengah mempersiapkannya. Sesuai isi kontrak pengerjaan, bangunan selesai pada 20 Desember 2012 lalu. Jumlah ruang di kantor kecamatan baru ini lebih lengkap ketimbang sebelumnya.

 

Namun anehnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Sri Kuncoro mengatakan, dalam kontrak proyek senilai Rp 624,9 juta itu memang tidak termasuk pengerjaan fasilitas tadi. Menurut Kuncoro, meski begitu pihak rekanan akhirnya mau melengkapi karena nilainya tidak begitu besar. “Untuk penambahan fasilitas tadi hanya habis sekitar Rp 5 juta. Dalam kontrak memang tidak ada, pihak rekanan mau menambahi itu juga sekaligus sebagai bonus,” kata dia.

Meski begitu, jika pihak kecamatan merasa masih ada fasilitas lain yang kurang, maka akan diusulkan pendanaan dari APBD Perubahan 2013 nanti. Terkait denda kepada pihak rekanan karena molor 12 hari  pengerjaan, dirinya menegaskan tidak memasukkan rekanan ke dalam daftar hitam. “Rekanan ini masih bisa ikut lelang di proyek lain dari APBD selanjutnya. Tidak di-blacklist, hanya denda dengan rumus yang telah ditetapkan di Perda,” lanjutnya.

Selain Kecamatan Wonogiri,  Kecamatan Baturetno, Paranggupito, dan Girimarto juga mendapat anggaran pembangunan bangunan baru kantor kecamatan dari APBD 2012. Eko Sudarsono