Kasus Dugaan Korupsi Desa Gedongan : Inspektorat Nyatakan Kades Gedongan Bersalah

Kasus Dugaan Korupsi Desa Gedongan : Inspektorat Nyatakan Kades Gedongan Bersalah

473
KADES GEDONGAN MENYIMPANG—Warga menunjukkan surat tanggapan dari Inspektorat Daerah Karanganyar tentang penyimpangan yang dilakukan Kades Gedongan, Tri Wiyono, Senin (11/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Inspektorat Daerah Karanganyar akhirnya menyatakan Kepala Desa (Kades) Gedongan, Kecamatan Colomadu, Tri Wiyono bersalah karena telah menyalahgunakan kewenangannya hingga merugikan pemerintahan desa setempat. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu warga Gedongan melaporkan Tri Wiyono ke Inspektorat dan Polres Karanganyar terkait dugaan korupsi dana desa.

Dalam surat tertulis bernomor 700 /56/2013 tentang tanggapan, Kepala Inspektorat Daerah Karanganyar, Suprapto mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan dari warga dengan melakukan pemeriksaan, yakni pada tanggal 7 hingga 10 Januari lalu. “Ada lima fakta yang kami temukan atas lima laporan dugaan korupsi yang diberikan warga Gedongan,” ujar Suprapto, Senin (11/2).

Kelima fakta yang terbukti dalam pemeriksaan itu di antaranya mengenai dugaan penjualan pompa air bekas, yakni penyerahan uang sebesar Rp 4 juta dari Tri Wiyono kepada sekretaris kelompok tani. Pelaksanaan lelangan tanah kas desa juga tidak dilakukan secara terbuka dan tidak melibatkan lembaga desa. Selain itu, terdapat indikasi pemalsuan tanda tangan dalam dokumen lelang tanah kas Desa Gedongan. “Namun dari Inspektorat tidak bisa melakukan pembuktian lebih lanjut karena tidak memiliki kewenangan untuk itu,” kata Suprapto.

Menurut Suprapto, dari keterangan Tri Wiyono sendiri untuk dana kompensasi yang diterima dari pengembang sebesar Rp 37 juta dan telah direalisasikan kepada panitia pelaksana sebesar Rp 31,44 juta sehingga terdapat sisa sebesar Rp 5,56 juta dan telah dimasukkan ke dalam buku kas umum desa pada Maret 2012.

“Untuk dana ADD (Alokasi Dana Desa) semua telah masuk ke kas desa. Namun untuk pertanggungjawabannya belum dapat diperiksa, mengingat pada saat pemeriksaan berkas administrasinya masih berada di aparat penegak hukum,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan warga Gedongan, Eko Krishantoro, mengatakan pihaknya cukup puas dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat. Menurut Eko, hasil pemeriksaan Inspektorat tersebut juga bisa dijadikan bukti terkait laporannya ke Polres Karanganyar. “Kami tetap akan mengawal kasus ini, karena sudah mulai terlihat penyimpangannya,” tegasnya. Muhammad Ikhsan

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR