Keraton Pajang Akan Gelar Grebeg

Keraton Pajang Akan Gelar Grebeg

424
Kirap K Pajang 2011

SUKOHARJO-Paguyuban Petilasan Keraton Pajang akan menggelar Grebeg Agung Pajang (GAP), Minggu, (3/2). Kegiatan itu digelar guna mengembalikan eksistensi Keraton Pajang.

“Grebeg Agung Pajang adalah upacara tradisi keagamaan yang sudah dimulai sejak nenek moyang mulai dari Majapahit, Demak, Pajang, Mataram, dan diteruskan dinasti Mangkunegara, kasunanan dan Kasultanan Yogyakarta. Tujuannya meminta kepada Allah SWT supaya diberi keselamatan, kesejahteraan, dan kemakmuran,” penasihat Petilasan Keraton Pajang, R Dimas Koco, Kamis (31/1).

Dijelaskan, dalam acara itu akan digelar kirab yang dimulai dari Pasanggrahan Induk Petilasan Keraton Pajang, menuju Jalan Joko Tingkir, kemudian menuju perempatan Tugu Lilin Pajang, lalu ke kiri menuju Jalan Slamet Riyadi, ke kiri lagi ke Jalan Kluwiran, lalu ke kanan menuju Jalan Tiga Negeri. “Kemudian ke kiri Jalan Nolodutan, belok kiri ke Jalan Benawa 3, lalu ke kembali ke jalan Joko Tingkir,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sukoharjo Berangkatkan 26 Anggota Pramuka ke Raimuna Nasional 2017

Pemerhati budaya yang sudah 10 tahun tinggal Leiden, Belanda ini menjelaskan, GAP akan menampilkan gunungan lanang (laki-laki) yaitu gunungan yang berbentuk kerucut, serta gunungan wadon (wanita) berbentuk kerucut terbalik seperti bunga raksasa yang melambangkan pengayoman.  “Semua yang ada pada gunungan adalah makanan dari bahan-bahan palawija, khususnya ketela karena dulu Pajang terkenal dengan ketela atau pohongnya bahkan sampai ke Mancanegara seperti Belanda dan lain-lainnya,” terangnya.

Baca Juga :  Terkait Perhelatan Pilgub Jateng 2018, Bupati Sukoharjo : Tetap Tegak Lurus

Dijelaskan pula, pengirab adalah Prajurit Keraton Surakarta Hadiningrat, diikuti laskar pembawa pusaka tombak dan keris, pasukan gajah, gunungan, kemudian diiringi oleh Karawitan Bambu dari Pajang dan Reog Ponorogo. “Juga akan ada pembacaan sejarah Keraton Pajang. Semoga acara ini bisa menjadi kalender nasional Kabupaten Sukoharjo,” pungkasnya. Ahmad Yasin Abdullah

BAGIKAN