Kerugian Nasabah Century Dibayar dengan Aset Robert Tantular

Kerugian Nasabah Century Dibayar dengan Aset Robert Tantular

550
BERI KLARIFIKASI-Kuasa hukum Bank Century yang sekarang berganti nama Bank Mutiara, Mahendradatta (kiri) bersama Sekretaris Perusahaan Bank Mutiara, Rohan Hafas saat menggelar jumpa pers terkait kelanjutan kasus yang ditanganinya di Omah Sinten, Senin (25/2). Joglosemar/Yuhan Perdana
BERI KLARIFIKASI-Kuasa hukum Bank Century yang sekarang berganti nama Bank Mutiara, Mahendradatta (kiri) bersama Sekretaris Perusahaan Bank Mutiara, Rohan Hafas saat menggelar jumpa pers terkait kelanjutan kasus yang ditanganinya di Omah Sinten, Senin (25/2). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO—Pengacara Bank Mutiara (dulu Century), Mahendradatta menyatakan pengembalian dana milik 27 nasabah Century di Solo harusnya dibayar dengan aset milik Robert Tantular, karena yang bersangkutan juga terjerat kasus reksadana antarboga delta sekuritas. Kejaksaan Agung (Kejagung) sendiri sejauh ini sudah menyita harta milik Robert Tantular.

Seperti diketahui Bank Mutiara diharuskan membayar Rp 41 miliar kepada 27 nasabah setelah munculnya putusan Mahkamah Agung (MA) bernomor 2838 K/Pdt/2011. Menurut Mahendradatta, pembayaran kerugian nasabah dengan aset milik Robert Tantular tersebut berdasarkan hasil rapat antara Menteri Keuangan RI, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Direktur Utama (Dirut) Bank Mutiara pada Rabu (13/2) lalu.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

“Salah satu kesimpulan rapat itu adalah bahwa ganti rugi akan dibayarkan melalui hasil penjualan aset Robert Tantular yang sekarang sudah mulai disita,” terang Mahendradatta dalam jumpa persnya, Senin (25/2) didampingi Sekretaris Bank Mutiara, Rohan Hafas di salah satu rumah makan di Solo.

Menurutnya, aset milik Robert Tantular yang berada di dalam maupun luar negeri akan bisa menutup semua kerugian para nasabah Bank Mutiara. Sehingga penggantian kerugian nasabah menjadi urusan tim pemburu harta Robert Tantular yakni kejaksaan dan kepolisian. “Apabila penyelesaian dana nasabah tersebut tidak mencukupi, tim pengawas Century di DPR mengusulkan untuk diselesaikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” jelas Mahendradatta.

Baca Juga :  Begini Jadinya Jika Walikota dan Rio Haryanto Ikut Kelas Inspirasi Solo Mengajar

Sementara, menyikapi tudingan nasabah yang meminta Bank Mutiara patuh terhadap hukum dalam putusan MA, Mahendradatta siap untuk melaksanakannya. Namun ia menyayangkan adanya dua putusan MA yang berbeda di Solo dan Surabaya terkait dengan pengembalian uang nasabah tersebut.

“Sesuai dengan asas undang-undang, keputusan yang terakhir di Surabaya yang dimenangkan oleh Bank Mutiara yang akan kita gunakan. Jangan hanya Bank Mutiara saja yang harus menaati peraturan hukum dan putusan MA, seluruh pihak juga harus menaati,” pungkas Mahendradatta. Rudi Hartono

BAGIKAN