JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kinerja Pemerintah Buruk: Data Jumlah Penduduk Ada 4 Versi

Kinerja Pemerintah Buruk: Data Jumlah Penduduk Ada 4 Versi

434
pilgub jateng

SRAGEN—DPRD Sragen resah dengan kemunculan empat versi data jumlah penduduk Kabupaten Sragen yang semuanya berbeda. Selain membuyarkan pemetaan calon di Pemilihan Legislatif (Pileg) serta Pilgub, perbedaan data itu juga membuktikan buruknya kinerja dan validitas pemerintah selaku penyedia data.

Ketua DPRD Sragen, Sugiyamto mengatakan data kependudukan yang akan dijadikan acuan untuk data Pilgub atau Pileg sangat amburadul. Sebab empat versi data yang ada semuanya berbeda dengan selisih yang sangat mencolok.

Ia mencontohkan data dari Daftar Agregat Kependudukan Kecamatan (DAKK) versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), jumlah penduduk Sragen tercatat 741.000 jiwa. Namun data untuk Pileg 2014 yang dirilis Kemendagri melalui Gubernur Jateng, jumlah penduduk Sragen hanya tercatat 621.221 jiwa.

Selisih paling mencolok juga terlihat dari Daftar Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk Pilgub Jateng 2013, di mana penduduk Sragen tercatat 1.098.000 jiwa. Sementara, data penduduk berdasarkan acuan untuk verifikasi partai politik (Parpol) jumlah penduduk Sragen mencapai 989.000 jiwa. “Jelas sekali sangat amburadul. Mana ada data Pilgub 2013 justru lebih banyak dari Pileg yang baru akan digelar setahun kemudian. Apa penduduknya semakin berkurang. Apalagi selisihnya ratusan ribu, kan sangat tidak masuk akal,” ujarnya, Kamis (14/2).

Perbedaan data yang mencolok itu memang sangat meresahkan karena akan membuyarkan peta bagi persiapan Parpol dan calon legislatif (Caleg) baik di Pileg maupun di Pilgub. Menurutnya, jika tidak segera dibenahi dan divalidasi, kemunculan data yang berbeda-beda itu berpotensi memicu polemik serta konflik bagi penyelenggaraan Pilgub atau Pileg, terutama bagi calon yang kalah.

Terpisah, Ketua KPU Sragen, Agus Riewanto juga mengaku kebingungan dan kesulitan untuk menggunakan data yang muncul empat versi berbeda-beda itu. Namun ia memastikan untuk Pilgub sudah ditetapkan DP4 dengan jumlah penduduk 1.098.000 jiwa sedang untuk Pileg 2014 tetap menggunakan data dari Kemendagri yang berjumlah 621.221 jiwa.

“Kami sebagai pengguna data juga kesulitan menentukan, tapi kami tetap mengacu data awal yang kami terima itu. Dengan data berbeda itu pada akhirnya kami memang dituntut harus lebih serius lagi dalam melakukan pemutakhiran pemilih nanti,” urainya. Selama tahapan pemutakhiran data itulah masih terbuka kemungkinan penambahan atau pengurangan data karena akan disesuaikan dengan realita di lapangan.

Wardoyo

BAGIKAN