Kisruh Air Cokro, Dua Sekda Jangan Egois

Kisruh Air Cokro, Dua Sekda Jangan Egois

208
YF Sukasno

KARANGASEM-Pimpinan DPRD Solo minta Sekda Solo dan Sekda Klaten tidak egois dalam mencari solusi kekisruhan pemanfaatan air Cokro, Tulung, Klaten.

Kedua Sekda justru diminta saling berkomunikasi secara intensif untuk mengakhiri masalah itu.  ”Tidak perlu egois dalam menyelesaikan masalah ini. Apa sudah Direktur Utama (Dirut) PDAM Solo silaturahmi ke sana (Klaten),” kata Ketua DPRD Solo, YF Sukasno, Rabu (6/2).

Menurutnya, penyelesaian secara formal justru lebih baik. Dia yakin, masalah itu bisa rampung dengan menjalin komunikasi yang intensif antara Pemkot Solo dan Pemkab Klaten. ”Jadi tidak perlu sampai kepala daerah itu turun tangan. Apalagi sampai ke Gubernur. Namun hanya komunikasi secara efektif dan intensif saja, saya yakin lama-lama itu akan selesai,” imbuh dia.

Baca Juga :  Begini Jadinya Jika Walikota dan Rio Haryanto Ikut Kelas Inspirasi Solo Mengajar

Kata Sukasno, harus ada itikad baik kedua daerah. Dia justru mendesak peran lebih dari Direktur PDAM dua daerah yang gencar berkomunikasi. Karena porsi Sekda, sejatinya bukan direktur Badan Usaha Milik Daerah  (BUMD).  ”Ini kan untuk kepentingan bersama. Jadi lakukan komunikasi formal maupun informal,” ucapnya.enada, disampaikan Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto. Menurutnya, Sekda Solo dan Sekda Klaten tidak perlu egois. Pendekatan emosional, katanya lebih dibutuhkan. ”Ini sebenarnya masalah sederhana dan tidak dilakukan secara egois. Diserahkan saja ke kepala daerah, langsung komunikasi, selesai. Baru secara administrasi oleh Sekda,” imbuh dia.

Baca Juga :  Buka Simposium, Presiden Jokowi Ingat Masa Pimpin Solo

Kata Supriyanto, jika masalah itu terus berlarut-larut, akan merugikan masyarakat. Karena masyarakat butuh air bersih. ”Harusnya kan ini diprioritaskan penyelesaiannya. Perhitungkan kebutuhan masyarakat,” katanya.  Ari Welianto

BAGIKAN