JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Konser KLA Project di Kota Solo

Konser KLA Project di Kota Solo

1213
BAGIKAN

Nostalgia Percintaan Pun Terkenang di Hati Klanis

Penampilan KLa Project benar-benar menghapus dahaga rindu para KLanis di Kota Solo. Bagaimana romantika Katon Bagaskara dan kawan-kawan membawakan lagu-lagunya untuk menghibur para penonton?

OBATI KERINDUAN-Grup Band papan atas Kla Project saat tampil di atas panggung The sunan Hotel Solo, Sabtu (16/2) Malam. Penampilan Kla Project menuntaskan kerinduan penggemarnya (Klanese) di solo. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

“Ingin kukirim bunga, yang pantas kau terima
Atau tuliskan lagu, s’kedar menuang rindu”

Sepenggal lirik lagu itu langsung membahana di Sumaryo Grand Ballroom, Sunan Hotel, Solo, Sabtu (16/2) malam. Ruangan yang dijejali oleh sekitar hampir 800 orang itu pun mendadak menjadi tempat paduan suara masal.

Ya, sepenggal lirik dari lagu yang berjudul Satu Kayuh Berdua itu menjadi tembang pertama yang dilantunkan KLa Project di konsernya yang dilangsungkan di Kota Bengawan itu. Dengan mengusung tema  Take Me To Your Heart (Bawalah Saya ke Hati Anda), para penonton pun langsung terbawa suasana dari alunanan musik dari grup band yang digawangi oleh Katon Bagaskara (vokal/gitar), Romulo Radjadin atau yang akrab disapa Lilo (gitar), dan Adi Ardian (piano/keyboard).

Lagu-lagu yang dilantunkan oleh grup musik yang berdiri sejak tahun 1988 itu pun sangat memuaskan dahaga para Klanis atau Klanese (sebutan bagi pecinta KLa red). Lagu demi lagu pun dinyanyikan oleh Katon maupun Lilo dengan penuh semangat, sehingga membuka kenangan dan nostalgia para penonton.

Hal tersebut diakui oleh salah satu penonton yang bernama Eka Hari Wibawa yang datang bersama isterinya. “Dengan lagu-lagu dari KLa Project ini, saya mampu menaklukan hati isteri saya dahulu. Isteri saya dulu suka kalau saya nyanyikan lagu KLa yang berjudul Dara dengan iringan gitar,” kenang Eka kepada Joglosemar sebelum konser.

Usai membawakan lagu Satu Kayuh Berdua, KLa langsung melanjutkan lagu keduanya yang berjudul Ku Terkenang. Total ada 14 tembang yang dibawakan Katon dan kawan-kawan dalam konser yang berdurasi sepanjang 90 menit itu. Usai dua lagu pembuka itu, KLa melanjutkannnya dengan lagu Menjemput Impian, Seandainya, Baiknya, Waktu ke Waktu, Semoga, Yogyakarta  hingga terakhir ditutup dengan tembang Terpuruk Ku Disini.

Bahkan Katon mengaku ada dua lagu yang baru pertama kali itu dinyanyikan di Solo, walau pun kedua lagu tersebut kerap dinyanyikan saat mentas di luar Solo. Dua lagu itu yakni Baiknya dan Waktu ke Waktu. Sementara itu, saat menyanyikan tembang berjudul Lagu Baru dan Tentang Kita, KLa mengajak para Klanis untuk berjoget bersama. Tak jarang, Katon pun turun ke panggung untuk menyapa para penonton. Hal itu dimanfaarkan para penonton untuk mengambil bahkan berfoto bersama Katon.

Menanggapi konsernya di Solo yang sudah lama tidak dilakukan di Kota Bengawan, Katon mengaku konser tersebut sangat luar biasa. “Luar biasa Solo, Matur Sembah Nuwun (terima kasih banyak red),” ungkap Katon.

Katon mengaku KLa memang jarang menyambangi Solo. Terakhir kali, grup band yang sempat pecah itu menyambangi Solo pada tahun 2000. “Sangat gembira akhirnya Solo yang jadi utama, setelah sebelumnya hanya meloncat dari Yogyakarta lalu ke Semarang,” sambung suami Ira Wibowo itu.

Konser KLa sendiri, selain menyambut hari jadi Kota Solo yang ke-268 tahun, sekaligus juga memperingati hari ulang tahun KLa yang ke-25 tahun bulan Februari ini. Katon mengaku setelah di Solo, KLa tengah menyiapkan konser Klakustik di Jakarta. Suharno