Korban Keracunan Jadi 215

Korban Keracunan Jadi 215

212
Sartono (40) dan adiknya, Suwandi (33), korban keracunan es buah saat hajatan di Sobokerto, masih tergolek lemas di IGD RSU Pandanarang, Selasa (26/2). Ario Bhawono
Sartono (40) dan adiknya, Suwandi (33), korban keracunan es buah saat hajatan di Sobokerto, masih tergolek lemas di IGD RSU Pandanarang, Selasa (26/2). Ario Bhawono

BOYOLALI –Korban keracunan saat hajatan di rumah Sukimin (52), warga Dukuh/Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak terus bertambah. Hingga Rabu (27/2), korban keracunan mencapai 215 warga, dari hari sebelumnya yang tercatat 134 orang.

Yulianto Prabowo, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali mengatakan pihaknya sudah dua hari membuka posko kesehatan di rumah Sukimin sejak Selasa (26/2). Hari pertama posko dibuka terdapat 80-an pasien yang berobat. “Data terakhir, jumlah korban keracunan mencapai 215 orang, sehingga posko masih kami buka,” ungkap Yulianto.

Menurut Yulianto, pihaknya sejak awal menduga jumlah korban akan terus bertambah. Sehingga ia membuka Posko di daerah tersebut, sehingga warga yang berobat dapat langsung ke Pos Kesehatan Desa (PKD) atau ke posko kesehatan yang didirikan di rumah Sukimin. Yulianto juga mengatakan pasien yang datang ke Posko Kesehatan tidak dipungut biaya.

Sementara hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil laboratorium atas sampel makanan utamanya es buah yang disajikan saat hajatan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan tersebut. Namun dugaan sementara penyebab keracunan dikarenakan bakteri pada es buah.

Sementara itu posko kesehatan yang dibuka Dinkes disambut gembira warga setempat. Menurut Sukimin, posko yang dibuka sejak Selasa (26/2) kemarin langsung ramai dikunjungi warga yang keracunan. “Banyak yang berobat, karena memang yang kena banyak,” ungkap Sukimin.

Terkait kasus keracunan itu sendiri, Sukimin mengaku tidak tahu karena semua masakan dimasak bersama-sama oleh warga. Sementara dirinya fokus menerima tamu sebagai empunya hajatan ngunduh mantu. Seperti yang diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Sobokerto keracunan usai hajatan di rumah Sukimin, sembilan di antaranya harus opname di sejumlah rumah sakit. Diduga, penyebab keracunan akibat es buah yang disajikan saat resepsi, Minggu (24/2) siang. Kasus keracunan massal ini termasuk Kejadian Luar Biasa. Ario Bhawono

BAGIKAN