Korupsi Kasda Seret Korban Baru, Adi Dwijantoro Resmi Tersangka

Korupsi Kasda Seret Korban Baru, Adi Dwijantoro Resmi Tersangka

321

SRAGEN—Skandal korupsi kas daerah (Kasda) Sragen Rp 11,2 miliar kembali memakan korban. Mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Sragen, Adi Dwijantoro resmi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara korupsi yang sudah membui mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono dan dua anak buahnya itu.

Adi yang baru dua pekan dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sragen itu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil ekspose atau gelar perkara oleh tim Kejati Jateng, Jumat (15/2). Dalam gelar perkara itu, disampaikan hasil penyelidikan terbaru dari pengembangan perkara korupsi Kasda untuk terpidana Untung Wiyono, tim menyimpulkan Adi turut terlibat dan statusnya resmi sebagai tersangka.

“Ya. Ada dua perkara yang kami ekspose. Pertama, atas dugaan penyimpangan Kasda Sragen Rp 11,2 miliar, kesimpulannya naik ke penyidikan dengan tersangka AD (Adi Dwijantoro), mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) (sekarang DPPKAD). Yang kedua menetapkan dua tersangka baru untuk korupsi pengadaan alat peraga SD Banjarnegara,” papar Kasie Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jateng, Eko Suwarni kepada Joglosemar, Jumat (15/2) malam.

Baca Juga :  Wah, Oknum Makelar Gentayangan Jelang Penetapan 6 Kadinas Baru di Sragen

Menurut Eko, penetapan Adi sebagai tersangka terkait dengan perkara mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono. Untung sendiri sudah menjalani hukuman sejak 14 Januari 2013 lalu untuk vonis tujuh tahun penjara dalam kasus tersebut. Selain dua kasus tersebut, Kejati juga menetapkan Kepala Balai Karantina Tumbuhan berinsial S sebagai tersangka dalam perkara pungutan liar (Pungli) di Balai Karantina Semarang.

Saat ditanya lebih jauh mengenai penetapan Adi sebagai tersangka baru dalam kasus Kasda Sragen, Eko belum bersedia membeberkan. Penetapan Adi sebagai tersangka memang sudah banyak diprediksi. Pasalnya, tak lama setelah Untung Wiyono menyerahkan diri di Kejati 14 Januari lalu, mendadak Kejati kembali menerjunkan tim untuk melanjutkan pengusutan terhadap kasus itu. Saat muncul ke Sragen, tim yang berjumlah tiga orang itu memeriksa beberapa pejabat yang pernah menjadi saksi dalam persidangan untuk terpidana Untung Wiyono.

Baca Juga :  LPPD-LPJ Beres, Siswanto Isyaratkan Maju Pilkades Jetak

Dari beberapa nama yang disambangi dan diperiksa, ada nama Adi Dwijantoro dan pimpinan PD BPR Djoko Tingkir. Hanya saja, kala itu tim Kejati tidak bersedia membeberkan materi dan hasil pemeriksaan lanjutan tersebut. Pemeriksaan bahkan terkesan sembunyi-sembunyi dan tertutup untuk media. Namun kala itu, salah satu personel Kejari Sragen yang turut mendampingi tim Kejati, sempat membenarkan jika kedatangan tim Kejati memang untuk melanjutkan pengusutan terhadap perkara korupsi Kasda Sragen.

Di sisi lain, terseretnya Adi sekaligus menambah panjang daftar pejabat teras semasa pemerintahan Bupati Untung yang menjadi korban. Sebelumnya, kasus itu juga sudah mengirim mantan Kepala BPKD, Sri Wahyuni yang divonis empat tahun penjara dan mantan Sekda, Koeshardjono yang divonis 4,5 tahun penjara. Terpisah, hingga berita ini diturunkan, Adi Dwijantoro belum bisa dimintai keterangan. Saat dihubungi via telepon, tidak diangkat meskipun menunjukkan nada aktif.

Wardoyo

 

BAGIKAN