Lampu Bangjo di Pertigaan Buran Sering Dilanggar

Lampu Bangjo di Pertigaan Buran Sering Dilanggar

338
MENEROBOS RAMBU—Sebuah sepeda motor nekat menerobos lampu merah di pertigaan Buran, Tasikmadu, Rabu (27/2). Kondisi seperti ini sering terjadi meski traffic light di daerah itu berfungsi normal.  Muhammad Ikhsan
MENEROBOS RAMBU—Sebuah sepeda motor nekat menerobos lampu merah di pertigaan Buran, Tasikmadu, Rabu (27/2). Kondisi seperti ini sering terjadi meski traffic light di daerah itu berfungsi normal. Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Meski berfungsi normal, tiga traffic light (lampu bangjo) di pertigaan Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu sering dilanggar oleh para pengguna jalan. Perilaku tidak tertib itulah yang sering menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga memakan korban.

Pertigaan Buran sendiri merupakan titik pertemuan kendaraan dari arah Kecamatan Karanganyar Kota, Kebakkramat, serta Tasikmadu. Kendati hanya ada satu lajur, setiap harinya arus lalu lintas di pertigaan itu terbilang ramai terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan ketiga traffic light tersebut seolah hanya menjadi hiasan jalan. Sebagian besar pengendara yang melintas kerap nekat menerjang meski lampu sedang menyala merah. Dalam waktu tak kurang dari 10 menit saja setidaknya lima pengendara sepeda motor menerobos lampu merah itu.

Baca Juga :  Mengejutkan, Ini Barang-Barang Yang Ditemukan di Rumah Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar

Salah seorang pengendara, Ananto (30) mengaku selalu waswas jika melintas di pertigaan Buran karena pengendara jalan dari arah berlawanan kerap nekat menerobos lampu merah. Padahal dari arah lain, lampu sedang menyala hijau. “Kalau tidak hati-hati dan menganggap kendaraan dari arah lain berhenti karena lampu menyala merah, bisa terjadi tabrakan,” katanya, Rabu (27/2).

Sementara itu, Kabid Pengendalian Operasional Keselamatan Kerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, Joko Mulyono mengakui jika di pertigaan Buran memang sering terjadi pelanggaran lalu lintas. “Kami sebenarnya telah mendengar keluhan tersebut, namun untuk penindakan pelanggaran kan ada di kepolisian. Kami telah melaporkan juga ke Satlantas,” ujarnya.

Baca Juga :  Misteri Terduga Teroris Karangpandan. Dikenal Jarang di Rumah, Warga Tak Tahu Profesinya

Joko menerangkan, pihaknya hanya dapat mengatur pola lampu dari traffic light yang sudah terpasang di pertigaan tersebut. Traffic light berfungsi penuh, apalagi jika memasuki jam sibuk seperti pada pagi hari sekitar pukul 06.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 15.00-17.00 WIB. “Pada waktu di antara jam sibuk, daerah tersebut sebenarnya tergolong daerah sepi, maka yang digunakan flashing pada traffic light, yakni hanya mengedipkan lampu kuning saja,” terangnya.

Ia pun berharap, masyarakat dapat lebih memiliki kesadaran tinggi untuk mematuhi rambu lalu lintas meski tidak diawasi oleh pihak kepolisian. Sehingga diharapkan kecelakaan lalu lintas bisa dicegah. Muhammad Ikhsan

BAGIKAN