JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Laporan Tak Ditindaklanjuti, Warga Geruduk Polsek

Laporan Tak Ditindaklanjuti, Warga Geruduk Polsek

639
BAGIKAN
MINTA KEJELASAN—Sejumlah warga Jetak, Blorong, Jumantono mendatangi Polsek Jumantono untuk menanyakan kelanjutan kasus perbuatan tidak menyenangkan yang berawal dari perselingkuhan, Jumat (8/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Puluhan warga Dukuh Jetak, Desa Blorong, Jumantono menggeruduk Mapolsek Jumantono, Jumat (8/2), untuk menuntut kejelasan kasus perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Mulyono, warga Desa Sukosari, Jumantono terhadap salah satu warga Dukuh Jetak, Tarno.

Ketua RT Dukuh Jetak, Satino, mengatakan pada Minggu (3/2) lalu, Tarno melaporkan telah kehilangan sejumlah barang ke Polsek Jumantono, dengan terlapor yakni Mulyono. Namun hingga kemarin, Polsek Jumantono belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. “Kita ingin menuntut kejelasan kasus itu, tapi katanya masih mau memanggil sejumlah saksi,” terang Satino.

Kanit Reskrim Polsek Jumantono, Iptu Waluyo mewakili Kapolsek AKP Suparmin mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus yang dilaporkan tersebut. Pihak kepolisian kesulitan menetapkan tersangka lantaran barang bukti dan saksi belum lengkap.

Menurut Waluyo, kejadian tersebut bermula dari perselingkuhan yang terjadi antara istri pelapor dengan terlapor sejak dua tahun silam. Perselingkuhan yang terjadi tersebut pun masih berlangsung meski anak pelapor dan terlapor terlibat asmara alias menikah. “Perselingkuhan tersebut pun akhirnya tepergok oleh orangtua dari istri pelapor dan mereka sempat diberi hukuman adat,” jelas Waluyo.

Setelah tepergok dan diberikan hukuman adat, terlapor yakni Mulyono pun meminta sejumlah barang miliknya yang berada di rumah Tarno yang dulunya diberikan kepada istri Tarno. Barang-barang tersebut yakni pintu rumah, paralon, dan pompa air. “Istri Pak Tarno pun mempersilakan, sehingga Mulyono yang tak lain adalah besan dari Pak Tarno mengambil barang-barangnya itu,” lanjut Waluyo.

Tidak terima dengan perbuatan tersebut, Tarno pun melaporkan tindakan Mulyono ke Polsek Jumantono pada Minggu (3/2). “Kami pun masih belum menetapkan pasal pidana. Karena belum menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor. Kami masih terus melakukan penyelidikan,” terangnya. Muhammad Ikhsan