Lautan Manusia Melepas Paus Benediktus XVI

Lautan Manusia Melepas Paus Benediktus XVI

464

Paus Sampaikan Rasa Terima Kasih

Saya mengambil keputusan ini dengan sepenuhnya sadar akan keseriusannya namun dengan kedamaian hati.” Paus Benediktus XVI | Pimpinan Tertinggi Gereja Katolik

AUDIENSI TERAKHIR-Paus Benediktus XVI tampak di layar raksasa dalam audiensi publik yang terakhir di Lapangan St Peter, Vatikan, Rabu (27/2). Ribuan orang menghadiri acara pelepasan Paus Benediktus XVI, yang mulai Kamis (28/2) mengundurkan diri sebagai pemimpin tertinggi Takhta Suci Vatikan. Reuters | Stefano Rellandini
AUDIENSI TERAKHIR – Paus Benediktus XVI tampak di layar raksasa dalam audiensi publik yang terakhir di Lapangan St Peter, Vatikan, Rabu (27/2). Ribuan orang menghadiri acara pelepasan Paus Benediktus XVI, yang mulai Kamis (28/2) mengundurkan diri sebagai pemimpin tertinggi Takhta Suci Vatikan. Reuters | Stefano Rellandini

VATIKAN-Sekitar 150.000 membanjiri Lapangan St. Peter di Vatikan untuk melihat Paus Benediktus XVI dalam audiensi publiknya yang terakhir, Rabu (27/2). Paus pun menyampaikan pidato perpisahannya sebelum dirinya mundur pada, Kamis (28/2).

Di depan para pengunjung, Paus mengatakan bahwa dirinya mengundurkan diri demi kebaikan Gereja, bukan dirinya sendiri. Paus juga mengatakan dirinya akan terus berdoa untuk gereja. “Saya akan terus menyertai gereja dengan doa-doa saya,” kata pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu. “Tuhan membimbing gereja-Nya, bahkan di masa-masa sulit,” imbuhnya seperti dilansir CBS News, Rabu (27/2).

Dia mengatakan bahwa dia merasakan Tuhan bersamanya setiap hari dalam kepemimpinannya dan mengalami kegembiraan maupun masa-masa yang sulit. Paus menambahkan dia menyadari keseriusan dari pengunduran dirinya namun tetap memutuskannya karena keyakinannya atas Tuhan dan Gereja. “Saya mengambil keputusan ini dengan sepenuhnya sadar akan keseriusannya namun dengan kedamaian hati,” tuturnya.

Paus pun mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membantunya selama dirinya menjabat. Biasanya, audiensi dengan Paus dilakukan di dalam ruangan Vatikan. Namun karena peristiwa ini menyedot perhatian banyak orang, maka acara kali ini digelar di lapangan terbuka. Tiket yang sudah dipesan mencapai 50.000, namun sebelumnya Vatikan memperkirakan sekitar 200.000 orang akan menghadiri acara ini.

Emosional

Puluhan ribu orang dari berbagai negara menghadiri misa tersebut dan mereka sudah berdatangan beberapa jam sebelum misa dimulai. Mereka membawa berbagai spanduk dan gambar Paus Benediktus serta meneriakkan “terima kasih” ketika paus berkeliling dengan kenderaan saat menuju mimbar. Sebagian dari mereka mengikuti misa melalui TV layar lebar yang dipasang di berbagai tempat. Seorang jemaat perempuan yang berusia 53 tahun, Jan Marie, mengatakan suasananya amat emosional. “Kami datang untuk mendukung keputusan Paus,” tuturnya.

Dalam keterangannya pada Selasa (26/2), Vatikan menyebutkan bahwa Paus akan dikenal sebagai “pensiunan paus” dan akan menghabiskan masa pensiunnya dengan berdoa. Sebelumnya tak pernah ada Paus yang memutuskan mengundurkan diri sejak Paus Gregory XII pada tahun 1415. Dengan mundurnya Paus Benediktus, maka pemilihan untuk mencari penggantinya harus terpilih satu pekan sebelum minggu Suci dan akan memimpin misa Paskah.  Detik

BAGIKAN