JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Lisus Porak-porandakan Solo

Lisus Porak-porandakan Solo

412
BAGIKAN
EVAKUASI-Petugas Satgana PMI kota Surakarta dibantu warga mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil bernopol AD 8420 GB di Jalan Monginsidi, Balapan, Solo, Rabu (13/2). Sejumlah pohon dan baliho di wilayah Solo ambruk akibat terpaan angin kencang. Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO –Sejumlah wilayah di Solo porak-poranda, diterjang angin lisus, Rabu (13/2) sore. Angin yang disertai hujan itu, menumbangkan puluhan pohon, serta membuat belasan los pasar rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, sejumlah baliho, rumah, kantor publik juga rusak diiterjang angin kencang. Tidak ada korban dalam musibah kemarin. Tapi, sejumlah kendaraan tertimpa pohon, serta aliran listrik padam. Walikota FX Hadi Rudyatmo yang ikut membantu mengevakuasi pohon tumbang, mengatakan, terjangan angin itu merata di Solo.

Di wilayah Jebres, terjangan angin membuat panik para warga. Pasalnya, gapura lampion untuk perayaan Imlek di Pasar Gede, ambruk setelah diterjang angin. Sejumlah pohon di berbagai ruas jalan juga tumbang. Seperti di Jalan HOS Cokroaminoto, akses jalan tertutup oleh pohon tumbang. Bahkan, satu rumah warga rusak tertimpa pohon itu.

”Saat kejadian tadi, hujan sedang deras-derasnya. Hujan itu disertai dengan angin puting beliung yang menyebabkan pohon itu tumbang,” ujar Dicky Arya (18) warga Sekarapace RT 3 RW XV kepada Joglosemar.

”Sebagian atap rumah saya juga ikut diterjang angin puting beliung tadi. Saya sibuk memindahkan barang-barang agar tidak rusak. Kemungkinan warga yang lain juga sama. Setelah hujan mulai reda baru saya melihat di depan rumah, ternyata pohon tersebut telah tumbang,” katanya lagi.

Berbagai komunitas emergensi di Kota Solo, langsung bergerak membantu mengevakuasi pohon tumbang dan baliho. Di antaranya, Satgana PMI Surakarta, Tagana, KODE, Ranger, Orari dan SRU.  Anggota  Orari Surakarta, Bayu Riyadi, mengatakan, ada 20-an personel dikerahkan dengan dua gergaji mesin.

”Kalau ini tidak segera diatasi maka jalan utama HOS Cokroaminoto ini akan lumpuh. Padahal ini merupakan jalan yang memiliki peran penting untuk masyarakat,” katanya. Angin kencang itu, juga membuat atap pusat olahraga Bengawan Sport Center berhamburan.

”Yang atapnya terbang di bagian depan serta di bagian gudang, kemungkinan besok untuk sarana olahraga kita tidak buka dulu. Untuk kerugian sekitar Rp 300 juta, karena juga mematikan arus listrik dan jaringan komputer,”ujar Margono, petugas di pusat olahraga itu.

Di Jalan Kolonel Sugiyono, tiga pohon tumbang. Salah satunya menimpa dua sepeda motor, sebuah mobil, serta dua buah rumah. Salah satu pengendara motor yang selamat, Suwarno (29) warga Turunan, Simo, Boyolali, menceritakan, saat kejadian, dia sedang meluncur dari arah timur ke barat atau arah Palang Joglo. Sesampai di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor bagian depan yang dikendarai tertimpa pohon yang sebelumnya diawali dengan angin kencang.

”Tiba-tiba langsung menimpa motor saya bagian depan dan langsung terjatuh. Depan saya tadi mobil juga kena bagian belakang namun tetap berjalan,”ujarnya.

Di wilayah Banjarsari, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo, Satriyo Teguh Subroto, menyebut, ada ratusan pohon yang tumbang. “Yang paling banyak tumbang itu di Monumen Banjarsari,” ujarnya, saat mengevakuasi pohon di kawasan Monumen 45 Banjarsari, kemarin,

Evakuasi pohon tumbang, katanya, dilakukan cepat, karena akses lalu lintas nyaris lumpuh. ”Dievakuasi dulu, yang penting lalu lintas lancar dulu,” ucapnya. Dia berencana mengajukan izin ke walikota untuk memangkas pohon di sejumlah jalan protokol, setelah kejadian itu.

Pohon tumbang dan atap rumah beterbangan juga terjadi di kawasan dekat kantor Radio Republik Indonesia (RRI) dan Radio PTPN. Di dekat RRI, atap bangunan kios melayang disapu angin. ”Waktu itu, hujannya sangat deras dan disertai angin ribut. Kejadian yang pertama, pohon cemara setinggi dua meter tepat depan RRI langsung tumbang,” kata Sugiyanto (38) warga Kestalan.

Pantauan Joglosemar, beberapa pohon di kawasan pasar legi ambruk. Akibatnya, tiga jalan ditutup. Kendaraan dari arah Terminal Tirtonadi tidak bisa lewat. Petugas lalu lintas mengalihkan jalur menuju Stasiun Balapan. Beberapa baliho juga roboh.

Irina, salah satu karyawan Radio PTPN, mengungkapkan, tepat di depan kantornya lebih dari lima pohon bertumbangan. ”Semula, awan mendung terlihat semakin menghitam. Kemudian, disusul ada suara gemuruh. Setelah itu, terjadi angin ribut yang merobohkan pepohonan di depan PTPN. Banyak dahan dan ranting pohon yang masuk kantor. Bahkan, saking kencangnya terpaan angin membuat beberapa pohon masuk ke Kali Pepe,” ujarnya.

Di wilayah Pasar Kliwon, belasan los darurat rata dengan tanah. Para pedagang, panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan mereka. Pengelola pasar setempat belum bisa menaksir kerugian akibat musibah itu. Tidak hanya los pasar darurat, di Semanggi atap kantor kelurahan sangkrah dan semanggi rusak. Satu rumah roboh dan sejumlah warung rusak. Ronald Seger Prabowo Fariz | Ari Purnomo | Fariz Fardianto |Ahmad Yasin Abdullah