JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Longsor Terjang 3 Titik, 6 Rumah Hancur

Longsor Terjang 3 Titik, 6 Rumah Hancur

482
BAGIKAN
BERSIHKAN PUING—Tim gabungan dari BPBD Karanganyar dan TNI dengan dibantu warga membersihkan puing-puing rumah warga di Desa Menjing, Kecamatan Jenawi yang diterjang longsor, Jumat (15/2). 

KARANGANYAR–Hujan deras yang mengguyur pada Kamis (14/2) menyebabkan bencana longsor di tiga titik di tiga kecamatan, yakni di Desa Menjing Kecamatan Jenawi, Desa Plosorejo Kecamatan Kerjo, dan Desa Puntukrejo Kecamatan Ngargoyoso. Akibat longsor itu, diketahui enam rumah warga mengalami kerusakan.

Longsor terparah terjadi di Kecamatan Jenawi. Di kecamatan ini setidaknya ada empat rumah mengalami kerusakan berat. Namun tidak ada korban jiwa, sebab sejumlah warga yang rumahnya terancam longsor sudah mulai mengungsi ketika hujan lebat.

Menurut Camat Jenawi, Agus Hartanto, longsor yang terjadi pada Kamis (14/2) sore sekitar pukul 18.30 WIB diawali dengan suara gemuruh dari atas bukit. Warga di sekitar bukit itu sejak siangnya sudah meninggalkan rumah masing-masing karena aliran air dari atas bukit sudah bercampur dengan lumpur.

“Biasanya kalau air sudah bercampur dengan lumpur, warga kemudian segera mengungsi untuk mengantisipasi terjadinya longsor. Ternyata benar, terjadi longsor, tapi syukurlah tidak ada korban jiwa,” ungkap Agus, Jumat (15/2).

Rumah yang  mengalami kerusakan parah adalah milik Atmo Mariman (50), Suratman (50), dan Tasmi (60). Meski tidak sampai roboh total, kerugian akibat kerusakan ketiga rumah itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. “Subuh tadi (kemarin) warga dengan dibantu aparat sudah mulai bergotong-royong untuk memperbaiki rumah yang rusak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru Kristanto menuturkan keenam rumah yang ambruk di tiga kecamatan itu berada di daerah perbukitan. Sehingga saat tanah di sekitarnya longsor, fondasi rumah pun ikut tergerus. “Rumah-rumah itu memang berada di atas ketinggian sekitar 50 meter, jadi sudah masuk daerah perbukitan dan cukup rawan,” ungkapnya.

Heru menjelaskan, dari keenam rumah tersebut dua di antaranya mengalami kerusakan hingga 80 persennya. Sementara kondisi rumah di Desa Puntukrejo mengalami kerusakan separuhnya yakni pada sisi samping. “Begitu menerima laporan mengenai longsor itu, kami langsung menerjunkan tim ke seluruh lokasi bencana,” terangnya. Muhammad Ikhsan