Lubang Mampet, Jembatan Tergenang Selutut

Lubang Mampet, Jembatan Tergenang Selutut

183
JALAN TERGENANG-Sebuah mobil melintas di jembatan Santen, Jalan Lembayung, tepat sebelah barat kantor Pemkab Boyolali yang sering tergenang saat hujan, Selasa (19/2).
JALAN TERGENANG-Sebuah mobil melintas di jembatan Santen, Jalan Lembayung, tepat sebelah barat kantor Pemkab Boyolali yang sering tergenang saat hujan, Selasa (19/2).

BOYOLALI – Gara-gara saluran drainase jalan jarang dibersihkan, jembatan Santen Jalan Lembayung, yang berada tepat sebelah barat kantor Pemkab Boyolali, sering tergenang saat hujan. Genangan bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Dari pantauan Joglosemar, Selasa (19/2), genangan air terjadi sepanjang 50 meter dari badan jembatan ke selatan. Genangan terjadi lantaran lubang buangan drainase ke selokan besar yang ke aras sungai tersumbat, sehingga air tidak mengalir. Selain itu, lubang buangan drainase juga tidak memadai karena hanya terdapat satu di sisi timur jalan.

Menurut Siti Luluk Hidayah (41), warga Kampung Singoranon, Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali Kota, buangan drainase memang hanya ada satu dan seringkali tersumbat. Padahal sekitar jembatan kondisinya merupakan turunan, sehingga sering tergenang ketika hujan.

“Kalau hujan genangannya cukup dalam, selutut orang dewasa,” tutur dia.

Adanya genangan tersebut menurut dia menyusahkan warga maupun pengendara. Banyak pengendara sepeda motor menurut dia terpaksa berbalik arah karena takut dan tidak bisa melintas. Selain itu para pejalan kaki, juga kerepotan untuk menyeberang. Kondisi ini diperparah ketika ada mobil yang melintas tanpa mengurangi kecepatan. Tak ayal, seringkali banyak penjalan kaki yang terciprat air genangan yang cukup kotor.

Menurut Siti, musim penghujan sebelum-sebelumnya genangan tidak separah tahun ini. Pihaknya berharap supaya petugas kebersihan untuk rajin membersihkan sampah-sampah di jalan supaya tidak menyumbat lubang drainase. “Harapannya supaya petugas membersihkan sumbatan biar tidak mampet lagi, soalnya kalau terus tergenang seperti ini kan susah,” imbuh dia.

Ario Bhawono

 

BAGIKAN