JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Luweng Tersumbat, 21 Bangunan Terendam

Luweng Tersumbat, 21 Bangunan Terendam

298

Terendam4-Foto WonogiriWONOGIRI-Sebanyak 21 bangunan di Lingkungan Tameng, Girikikis, Giriwoyo, terendam air akibat tersumbatnya luweng (gua vertikal) di wilayah setempat, Rabu (20/2). Dari 21 bangunan, 16 bangunan terdiri rumah warga dan lima lainnya berupa kantor kelurahan, masjid, SDN 1 Tameng, Polindes dan PAUD.

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Murdjoko melalui Danramil Giriwoyo, Kapten Sunardi mengatakan genangan mulai datang Selasa (19/2) sore dan terus bertambah ketinggian hingga kemarin siang. Genangan dipicu hujan yang turun sejak pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

“Hingga tadi siang (kemarin-red), air masih cenderung bertambah karena air dari wilayah atas masih mengalir. Hujan memang deras. Selain itu sekitar 16 hektare lahan warga yang ditanami palawija juga terendam. Ketinggian air mulai dari satu meter hingga empat meter di area persawahan,” jelasnya.

Ketinggian air di pemukiman untuk sementara maksimal dua meter. Jika dalam tiga hari tidak hujan diperkirakan warga air baru akan surut.

“Tapi kalau hujan lagi air bisa terus bertambah. Sekitar lima tahun lalu pernah juga terjadi seperti ini tapi tidak separah sekarang. Semua warga mengungsi ke rumah kerabat yang aman, tapi isi rumah masih ditinggal. Hanya barang berharga dan ternak yang semalam dipindahkan,” lanjutnya.

Dengan dibantu personel TNI dan Polsek serta perangkat desa, sejumlah ternak berhasil dipindahkan ke tempat yang aman. “Mungkin besok baru ada posko bantuan dan posko kesehatan. Yang jelas kami terus memonitor keadaan di sana bersama semua perangkat desa dan kecamatan serta Polsek,” ujar dia.

Informasi menyebutkan, setidaknya ada dua luweng di lingkungan itu yang tidak mampu menampung air dalam jumlah besar secara mendadak. Sementara, itu Kabag Humas Pemkab Wonogiri, Waluyo mengatakan bupati telah meninjau lokasi genangan. “Bupati tadi ke sana. Bantuan akan diusulkan dan mungkin besok atau besoknya bantuan sudah turun,” terang dia. Eko Sudarsono

BAGIKAN