Mabuk di Tanggul, 7 Pemuda Dibekuk

Mabuk di Tanggul, 7 Pemuda Dibekuk

563
PEMABUK TERJARING OPERASI-Sebanyak sembilan pemabuk diamankan jajaran Polsek Banjarsari saat menggelar operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) di sejumlah tempat yang berbeda, Minggu (24/2). Joglosemar/Yuhan Perdana
PEMABUK TERJARING OPERASI-Sebanyak sembilan pemabuk diamankan jajaran Polsek Banjarsari saat menggelar operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) di sejumlah tempat yang berbeda, Minggu (24/2). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO—Tujuh pemuda asal Dukuh Kurukan, Desa Pandean, Kecamatan Ngemplak, Boyolali digaruk aparat Polsek Banjarsari saat menenggak minuman keras jenis ciu, Minggu (24/2) pukul 01.00 WIB dini hari. Mereka menenggak ciu di daerah tangguk Kali Gajah Putih, Sumber, Banjarsari saat hendak menonton balapan liar di daerah Gumpang, Kartasura, Sukoharjo.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, ketujuh pemuda tersebut adalah Danar (19), Rusdiyono (19), Tino (19), Hardiansyah (16), Maryudi (29), Supriyanto (17), dan Lilik Handoyo (17). Awalnya mereka tidak berniat untuk menenggak ciu di lokasi tanggul Kali Gajah Putih. Namun karena motor salah satu pemuda tersebut mogok, akhirnya ciu yang mereka bawa dari rumah ditenggak bersama-sama.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

“Mereka kami tangkap bersama barang bukti berupa satu botol ciu kemasan 1.600 mililiter yang dibawa dari Boyolali,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Rdy Hartono mewakili Kapolsek Kompol Andhika Bayu Adhitama saat gelar perkara, Minggu (24/2). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketujuh pemuda tersebut dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) yakni penjara tiga bulan dan denda Rp 300.000 karena melanggar Perda No 4 Tahun 1975 tentang minum-minuman keras. Rudi Hartono

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos
BAGIKAN