JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Maling Patok Cor Sutet Disergap Warga

Maling Patok Cor Sutet Disergap Warga

326
BAGIKAN
ilustrasi

BOYOLALI – Dua orang pencuri patok cor pembatas Tower Sutet di Dukuh Musuk Timur, Desa/Kecamatan Musuk, disergap warga saat tengah beraksi.  Namun salah satu orang pelaku berhasil melarikan diri.

Pelaku yang tertangkap warga yakni Sabar Munadi (46), warga Jati Kurung, Desa Jati Runggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Sementara pelaku yang lolos yakni YM (41), warga Kandangan, Bawen, Semarang. Tersangka Sabar Munadi saat ini ditahan di Mapolres Boyolali untuk proses hukum lebih lanjut, Sabtu (2/2), sementara YM masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Musuk AKP Ahmad Yani didampingi Kanit Reskrim Aiptu Mujiyono mengungkapkan, dari pemeriksaan petugas diketahui ternyata pelaku sudah beraksi di sejumlah Tempat Kejadian Perkara(TKP), di antaranya yakni di wilayah Kecamatan Ampel, Cepogo, Mojosongo, Boyolali Kota, dan Musuk. “Tersangka sudah belasan kali beraksi di lima kecamatan tersebut,” ungkap Kapolsek.

Penangkapan dua tersangka berawal dari kecurigaan warga karena dua patok cor tower tersebut hilang. Warga kemudian mendengar suara orang tengah memecah batu di jurang. Setelah dicek, ternyata kedua pelaku tengah memecah dua cor beton senilai Rp 1 juta tersebut  untuk diambil besinya.

Mengetahui hal itu, warga pun menyergap pelaku dan berhasil menangkap Sabar. Sementara satu pelaku lainnya kabur dengan naik ke atas jurang kemudian lari mengendarai sepeda motor. Pelaku yang ditangkap warga tersebut kemudian diamankan petugas dan diamankan ke Mapolsek Musuk berikut barang bukti.

Saat diperiksa, tersangka mengaku sedikitnya sudah 16 kali beraksi, empat di antaranya di wilayah Musuk. “Modusnya yakni mencuri patok cor pembatas tower untuk diambil besinya,” jelas Kapolsek. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Tersangka diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Ario Bhawono