JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Melongok Kediaman Dipta Anindita, Eks Putri Solo 2008

Melongok Kediaman Dipta Anindita, Eks Putri Solo 2008

1624

Megah Selalu Tertutup, Penghuni Jarang Srawung Tetangga.

 Nama Dipta Anindita hangat menjadi perbincangan masyarakat, termasuk di kota Solo seiring kasus tersangka Simulator Djoko Susilo menguat kembali. Kali ini Joglosemar menyusuri rumahnya sekadar ingin mengetahui sosialisasinya dengan warga sekitar, dan menengarai jejak aliran korupsi sang Irjen itu.

Ari Purnomo

Rumah Dipta Mantan Putra Putri Solo (PPS) 2008

Rumah putih itu terlihat megah dan besar kendati tertutup rapat. Gerbang dan pagarnya pun dilapisi dengan sekat penutup yang tak memungkinkan orang luar melihat isi dibaliknya,  jika tidak dipersilakan masuk. Pada bagian atas pagar ratusan besi meruncing menjadi pertahanan yang kian mengerikan.

Di depan rumah, tumbuh aneka tanaman hias. Tampak bambu hias dan pohon palm menjulang. Rumah ini terletak di Jalan Pinang IV nomor 2, Turi Baru, Cemani, Grogol, Sukoharjo, dan tidak jauh dari tower salah satu provider telekomunikasi.

Pada gerbang warna putih itu, terdapat lubang berdiameter sekitar 15 sentimeter. Lubang itu sepertinya sengaja dibuat untuk membuka dan menutup kancing pagar. Saat Joglosemar melongok ke dalam rumah terlihat sebuah mobil KIA Picanto warna hitam dengan nomor polisi AD 8939 TB. Rumah itu memang terlihat sangat sepi. Bahkan seperti tidak berpenghuni.

Ya, inilah kediaman Dipta Anindita, eks Putri Solo 2008 yang kini menghebohkan kota Bengawan ini, setelah dipanggil menjadi saksi dalam kasus Simulator SIM Djoko Susilo. Bahkan Dipta kini dilarang pergi ke luar negeri. Diduga ia memiliki hubungan entah teman dekat, anak angkat atau istri muda Djoko Susilo.

Sore kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, Joglosemar mengunjungi rumah tersebut. Setelah memanggil penghuni rumah beberapa lama, akhirnya keluar seorang perempuan dari dalam rumah. Perempuan itu mengenakan kerudung warna hitam. Tingginya tidak lebih dari 160 sentimeter. Namanya Wanti. Ia adalah pembantu baru di rumah itu. Wanti menjadi pembantu lebih kurang tiga bulan ini. Saat ditanya mengenai keberadaan majikannya (Dipta-red), Wanti mengaku tidak tahu.

“Melihat wajahnya saja saya belum pernah mas, cuma dengar kalau mbak Dipta itu kuliah di luar negeri, tetapi tepatnya di mana saya juga tidak tahu,” tuturnya melalui lubang gerbang itu. Wanti pun tidak mempersilakan Joglosemar untuk masuk ke dalam rumah berkusen pintu dan jendela warna cokelat itu. Meski begitu, Wanti sama sekali tidak menaruh curiga terkait kedatangan Joglosemar.

Selama ini Wanti tinggal bersama Ita, ibu sambung (tiri-red) Dipta. Sementara ayah Dipta, Joko kata Wanti sedang berada di Jakarta. “Kalau adiknya yang bernama Yoga sekarang kuliah di UGM Yogyakarta, dan terkadang pulang,” tuturnya.

Setelah beberapa lama berbincang, Joglosemar pun memohon izin dan beranjak meminta keterangan kepada warga yang juga tetangga Dipta. Ternyata tidak banyak warga yang mengetahui, bahwa rumah yang lebih banyak tertutup itu, adalah milik Dipta Anindita,  yang  notabene mantan putri Solo 2008.  Termasuk bagi Suharmi yang tidak lain adalah istri Ketua RT 4 RW V, di mana Dipta tinggal.

 Menurut Suharmi keluarga Dipta memang tertutup. Hal ini lebih dikarenakan kesibukan ayah Dipta yang sering ke luar negeri. “Dulu sebelum ibunya Dipta meninggal, lumayan sering srawung. Tetapi semenjak, ibunya meninggal keluarga itu jarang keluar,” katanya.

Suharmi pun tidak tahu jika Dipta merupakan putri Solo 2008. Ia hanya tahu, jika Dipta memang sempat mendaftarkan diri menjadi putri Solo. “Tapi kemudian menang atau kalah saya malah tidak tahu, dan sesudah itu saya tidak pernah melihatnya lagi,” katanya.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun Joglosemar, Dipta Anindita memang pernah mengenyam bangku kuliah di Universitas Sebelas Maret  (UNS) Surakarta. “Ya, benar dia angkatan 2007, Fakultas Hukum UNS. Namun semester 2, dia keluar”ujar sumber yang enggan disebut namanya ini.

Selain itu, yang masih menjadi perdebatan, imbuh sumber tersebut, sebenarnya Dipta bukan juara I dalam ajang Putri Solo 2008 tersebut. “Dia cuma finalis saja kok” ujarnya.

Informasi ini pun lantas dikonfirmasi kepada Dekan Fakultas Hukum UNS, Prof. Dr. Hartiwi Ningsih, SH., M.Hum., sayangnya, karena kampus sedang libur, maka Hartiwi belum bisa memberi jawaban yang pasti.  “Sabtu libur, jadi data (tentang Dipta-red), hari Senin saja ya”ujar Hartiwi yang tidak begitu tahu tentang nama Dipta Anindita.

BAGIKAN
  • vicky

    kudeta cinta konspirasi ekonomi labil korupsisasi

  • lidya

    tulah istri muda…. penjara akibatnya.

    • Defist

      pilihan hidup mbak….