JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Menolong Menyeberang, Dua Orang Hanyut

Menolong Menyeberang, Dua Orang Hanyut

563
BAGIKAN
ilustrasi

WONOGIRI-Dua warga kalap saat menyeberang di pelataran Cek Dam Brangkal di perbatasan Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo dan Desa Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, Rabu (13/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya, Larso (30), warga Dusun Dungwot, Desa Ngadipiro dan keponakannya, Pia Uswatun Hasanah (14), warga Dusun Sasap, Desa Gedong.

Kepala Dusun Sasap, Yadi mengatakan hingga pukul 18.00 WIB, keduanya belum berhasil ditemukan. Larso, dua minggu lagi akan menikahi Sri Suparni (18), warga Dusun Sasap.

“Tadinya Uswatun minta Larso untuk mengantarkan fotokopi ke wilayah Dusun Kamplong, Desa Ngadipiro. Uswatun menyeberang dari sisi utara (wilayah Gedong-red), sungai menuju selatan menyisir pelataran cek dam yang kebetulan airnya tengah surut. Larso menunggu di sisi selatan (wilayah Ngadipiro-red) di atas sepeda motor,” jelasnya.

Uswatun yang akan memfotokopi bahan pelajaran untuk pelajaran di sekolah tadinya menyeberang seperti biasa. Hanya saja begitu hampir sampai di sisi selatan di pelataran yang total memiliki panjang sekitar 50 meter itu air tiba-tiba meninggi sehingga dia minta tolong kepada Larso. “Larso lalu turun untuk berniat menolong, tapi begitu sampai di pelataran air terus bertambah dengan cepat. Akhirnya keduanya tidak bisa bergerak ke mana-mana dan hanyut. Saat kejadian hujan hanya gerimis, tapi mungkin di hulu ada yang hujan deras dan air sampai begitu keduanya berada di pelataran cek dam,” lanjutnya.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Ngadirojo, AKP Dhofari dan Kepala Desa Gedong, Suyatno membenarkan kejadian itu. Saat berita dibuat mereka tengah menuju lokasi.

Terpisah, Komandan SAR Wonogiri, Warseno mengatakan pencarian dihentikan karena gelap dan air deras. Pihaknya telah memasang jala di bagian hilir dari lokasi kali pertama kalap. Eko  Sudarsono