Modal Jadi Bos TSTJ Rp 30 M

Modal Jadi Bos TSTJ Rp 30 M

375
Unta Taman Jurug

LAWEYAN- Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Lilik Kristianto, mengatakan, ada dua calon investor yang berminat berinvestasi ke TSTJ. Pihaknya siap melepas pengelolaan TSTJ ke investor, jika mereka punya modal minimal Rp 30 miliar.

Lelang pengelolaan TSTJ untuk calon investor, rencananya akan dibuka Mei 2013 nanti. ”Hanya dua pemodal yang saat ini menjajaki investasi ke TSTJ. Minimal memiliki Rp 30 miliar untuk pembangunan kawasan konservasi flora dan fauna,” ujar Lilik, di Loji Gandrung, Rabu (13/2),

Masing-masing calon investor, katanya berpeluang untuk memenangkan lelang pengelolaan TSTJ. Kata Lilik, modal Rp 30 miliar itu sudah dihitung untuk kebutuhan pembangunan TSTJ. Jika modal sudah siap, penataan TSTJ bisa dimulai secepatnya.

Baca Juga :  Kisah Pelatih Paskibraka Kota Solo. Belajar dari Buku, Tegas Terapkan Kedisplinan

Dengan modal Rp 30 miliar itu, nantinya investor akan mengelola TSTJ selama 30 tahun. Lilik menyebut, dua calon investor serius itu,  dari luar kota. Mereka diklaim berpengalaman di bisnis pariwisata.

”Kriteria calon pemodal TSTJ adalah berpengalaman mengelola taman rekreasi serta konservasi flora dan fauna. Calon investor juga harus mengikuti kerangka pengembangan TSTJ sesuai dengan konsep yang ditentukan Pemkot Solo,” katanya.

Baca Juga :  Wah, 17 Agustus Tiket Kereta Api Prameks Gratis

Konsep investasi di TSTJ adalah, pengembangan area konservasi secara paralel yang dikemas rekreasi. ”Jika investor ingin untung, arahnya kemungkinan akan fokus ke rekreasi dulu,” ucapnya.

Direksi TSTJ mengklaim tahapan administrasi internal sudah beres. Seperti pemisahan aset lahan seluas 139.100 meter persegi dari neraca kekayaan daerah ke neraca TSTJ. Selain itu, TSTJ butuh payung hukum pengelolaan kawasan konservasi dan perubahan aset. Payung hukum itu sebagai revisi Perda No 6/2010 tentang Pendirian Perusda TSTJ. Muhammad Ismail

BAGIKAN