JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Motor Irit Bahan Bakar Mengalami Kenaikan

Motor Irit Bahan Bakar Mengalami Kenaikan

531
BAGIKAN
PROSPEK PENJUALAN MOTOR INJEKSI--Seorang calon pembeli dilayani oleh petugas marketing saat akan membeli sepeda motor di Kurnia Kasih Motor, Purwosari, Solo, Selasa (19/2). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
PROSPEK PENJUALAN MOTOR INJEKSI–Seorang calon pembeli dilayani oleh petugas marketing saat akan membeli sepeda motor di Kurnia Kasih Motor, Purwosari, Solo, Selasa (19/2). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

Dengan terus naiknya biaya hidup, terutama transportasi, berkendara sepeda motor tetap jadi pilihan paling logis. Bukan hanya irit di soal pemakaian BBM, tetapi juga efisien di soal waktu. Dengan kondisi demikian, sepeda motor yang efisien bahan bakar menjadi incaran dan tren baru dalam berkendara.

Motor bersistem bahan bakar injeksi bisa lebih irit dari motor yang masih menggunakan aplikasi pengabut bahan bakar karburator. Melalui sistem injeksi ini, konsumsi BBM bisa ditekan hingga 30 persen.

Selain konsumsi bahan bakar yang lebih irit dan emisi gas buang yang lebih rendah, varian injeksi juga punya kelebihan di soal perawatan. Lamanya perawatan yang dilakukan di varian injeksi juga lebih singkat. “Karena tidak seperti varian karburator yang mengharuskan servis karburator. Tetapi throttle body di motor injeksi tidak perlu dilepas jika memang tidak diperlukan. Ini jelas menghemat waktu servis,” tutur Kepala Cabang Honda PT Pratama Kurnia Kasih, Dani Yulianto.

Motor yang mesinnya memiliki stroke lebih panjang, cenderung lebih irit BBM dari stroke pendek. Itu karena mesin stroke panjang tidak perlu mengail rpm lebih tinggi untuk dapat mengail power maksimal.

Setiap pabrikan saling berlomba dalam urusan teknologi mesin. Baik itu untuk tujuan performa hingga irit BBM. Varian motor dengan keunggulan mesin irit bahan bakar dengan harga medium low terus bermunculan.

“Kecenderungan konsumen saat ini lebih memilih untuk membeli motor dengan irit bahan bakar dibandingkan motor dengan cangkokan teknologi yang mumpuni. Motor-motor matic skuter bebek (skubek) banyak diminati,” ujar Kepala Promosi Area Solo Yamaha, Christiandi.

“Terlihat dari grafik penjualan yang terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Sebesar 80 persen penjualan motor Yamaha merupakan motor injeksi dan didominasi oleh jenis motor matic,” pungkasnya. Adilla Prasetyo Wibowo