JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Nikah Massal, 4.100 Sembako Dibagi Gratis

Nikah Massal, 4.100 Sembako Dibagi Gratis

375
NIKAH MASAL – Sejumlah pasangan pengantin di arak di Jalan Slamet Riyadi menuju Balaikota Solo seusai menjalani prosesi ijab qobul, Solo, Minggu (10/2). Sebanyak 18 pasangan pengantin dari daerah Solo dan sekitarnya mengikuti nikah massal gratis yang diadakan Yayasan Amal Sahabat. Joglosemar/Abdullah Azzam

BANJARSARI-Sebanyak 4.100 paket Sembako dibagikan gratis kepada warga Solo, Minggu (10/2). Pembagian ribuan paket Sembako gratis itu sebagai rangkaian acara resepsi nikah massal di Balaikota Solo.

Wakil Panitia Bazar di Balaikota, Muslih, mengatakan, pemberian paket Sembako diikuti ratusan ribu masyarakat sekitar. ”Ini diadakan, dalam rangka memeriahkan acara nikah massal, sekaligus menyambut Maulud Nabi,” ujarnya, kemarin.

Nikah massal, lebih lanjut dia, merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Amal Sahabat pimpinan Achmad Purnomo, yang saat ini jadi Calon Wakil Walikota Solo. Menurutnya, dalam bazar murah itu, 4.100 paket Sembako berisi beras lima kilogram dibagikan gratis untuk kaum dhuafa di Kota Solo dan sekitarnya.

Sedangkan untuk resepsi nikah massal, diikuti 18 pasangan pria dan wanita berbagai usia. Peserta tertua berusia 88 tahun, dan yang termuda 17 tahun. Sebelum menjalani resepsi, ke-18 pasangan itu, menjalani tata rias di kompleks Masjid Al Hadi, Baron, Laweyan.

Mereka, menggunakan busana pengantin adat Jawa yang dilengkapi pernak-pernik unik. Namun, ada juga beberapa pasangan yang memakai busana khas muslim. Ke-18 pasangan itu, lantas ikirab naik andong hias menuju Balaikota. Untuk rutenya, melewati kawasan car free day (CFD) jalan Slamet Riyadi. Setelah itu, mereka kemudian mengikuti sesi ijab kabul di Kantor Urusan Agama (KUA) Laweyan.

Salah satu peserta tertua yang ikut nikah massal, Kromodiharjo (88) dan Khusni, dengan wajah malu-malu, mengaku sangat bahagia memperoleh berbagai jenis fasilitas layanan nikah gratis. Dia sendiri sebelumnya menikah dengan Khusni, namun secara siri. Lantaran usianya hampir sama, mereka akhirnya ingin melanjutkan statusnya menjadi pasangan resmi yang tercatat di KUA. Fariz Fardianto |Muhammad Ismail

BAGIKAN