JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Pabrik Pemintalan Benang di Ampel Boyolali Terbakar

Pabrik Pemintalan Benang di Ampel Boyolali Terbakar

1383
BAGIKAN
PADAMKAN API-Karyawan pabrik pemintalan benang, PT Primayudha Mandirijaya di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, tengah menyiram bahan baku kapas usai kebakaran Sabtu (23/2) dini hari. Api baru dapat dipadamkan pada pukul 06.00 WIB. Joglosemar | Ario Bhawono
PADAMKAN API-Karyawan pabrik pemintalan benang, PT Primayudha Mandirijaya di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, tengah menyiram bahan baku kapas usai kebakaran Sabtu (23/2) dini hari. Api baru dapat dipadamkan pada pukul 06.00 WIB.
Joglosemar | Ario Bhawono

BOYOLALI-Gudang penyimpanan bahan baku kapas pabrik pemintalan benang PT Primayudha Mandirijaya di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, terbakar, Jumat (22/2) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.15 WIB, saat alarm pabrik berbunyi tiba-tiba. Saat kejadian, seluruh karyawan bagian gudang sudah pulang semuanya. Ketika itu, Manajer HRD dan General Affair PT Primayudha Mandirijaya, Joko Warsito mengungkapkan, pihaknya langsung mengecek bangunan yang terbakar.
Pabrik kemudian langsung mengerahkan karyawan untuk memadamkan api dengan menggunakan air hidran yang ada. Kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke pemadam kebakaran Boyolali dan Salatiga. Kobaran api baru bisa dipadamkan, Sabtu (23/2), sekitar pukul 06.00 WIB.

Mengantisipasi kebakaran lanjutan mengingat yang terbakar bahan baku kapas, kemarin karyawan tetap dikerahkan untuk mengeluarkan sisa kapas yang terbakar dari dalam gudang. Kapas dalam jumlah besar dikeluarkan di halaman, terus disemprot.
“Kapas yang terbakar cukup banyak, termasuk kapas yang terkena air juga ikut rusak dan tidak bisa digunakan lagi,” jelas Joko.
Kini kasus kebakaran masih ditangani polisi yang melakukan penyelidikan dengan tim Labfor Polda Jateng. Terkait besaran kerugian, Joko mengatakan belum bisa dipastikan saat ini. Namun diakuinya, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Meskipun dilanda kebakaran, namun Joko menegaskan pabrik masih tetap beroperasi seperti biasa. Hal ini lantaran yang terbakar hanya bagian gudang. Sementara bangunan bagian produksi atau mesin selamat tidak terbakar. Namun untuk saat ini lanjut dia, sementara pemintalan benang katun berbahan baku kapas ditunda lebih dahulu.
“Sementara kami produksi pemintalan rayon dan polyster,” imbuh dia.

Ario Bhawono