JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia PAMERAN TKMDII KE-11 : Desain Unik Rumah Kardus Hingga Proyektor Lantai

PAMERAN TKMDII KE-11 : Desain Unik Rumah Kardus Hingga Proyektor Lantai

694
BAGIKAN
Seorang mahasiswa sedang melihat maket dari Jurusan Desain Interior UNS pada Pameran TKMDII ke 11, di Audotorium UNS, Rabu (13/2).

Memasuki Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pandangan akan langsung tertuju pada stan-stan yang menyediakan beragam desain interior. Mulai dari maket, desain produk, desain furnitur, dan gambar kerja. Stan-stan itu dibuat oleh mahasiswa dari 21 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memiliki program studi maupun jurusan desain interior.

Salah satu stan yang menyita perhatian adalah dari Institut Teknologi Nasional (Itenas) yang menyediakan stan dari kardus. Stan buatan mereka memang sangat unik karena dinding, atap hingga perabot rumah tangga seperti meja dibuat dari kardus. Paling menarik dari keseluruhan stan itu ada pada atapnya yang dibuat berselang seling. Dengan konstruksi itu, lampu yang ada dibalik atap pun lebih terlihat redup dan menghasilkan bayangan yang indah.

Menurut Arif Budiman salah satu perancang desain, karya mereka ini dibuat dengan tema Flat Pack. Menurutnya, jika diterapkan dalam bangunan asli bahan dari kardus bisa diperoleh dengan lebih murah. Jika ingin yang kuat ketebalan kardus pun harus diperhatikan. Selain itu, benda-benda dari kardus juga memiliki kelemahan pada air. “Ide dasar kita buat ini dari mata kuliah nirmana, kita buat untuk tempat ini karena kita ingin bermain cahaya,” jelas Arif.

Selain dari Itenas,  ada juga desain produk yang menarik, yakni proyektor yang didesain ke lantai. Jika biasanya proyektor ditembakkan ke dinding, mahasiswa Sekolah Tinggi Desain Interstudi (STDI) Jakarta membuat tempat untuk proyektor menembak ke bawah. Salah satu perancang Aditya Prabawa menjelaskan jika diterapkan dalam bentuk bangunan maka biasanya digunakan untuk beberapa kantor advertising. “Biasanya digunakan untuk menembak pola lantai. Karena faktor jenuh dan perkembangan desain keramik bisa jadi faktor penyebab pemakaian teknologi. Kita memang tidak menolak perkembangan teknologi yang juga bisa menunjang perkembangan desain interior,” jelasnya.

Dua karya tersebut hanya sebagian karya yang dipamerkan dalam Pameran Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII) ke- 11 yang diselenggarakan di UNS. TKMDII dibuka secara langsung oleh Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi, MS. “Ini merupakan latihan bagi mahasiswa karena ini yang akan menjadi profesi mereka. Selain itu, kami berharap acara ini bisa jadi sarana silaturahmi yang baik antar PTN dan PTS,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Panitia Tri Hutomo Wahyu menjelaskan TKMDII ini akan dilaksanakan selama empat hari dari Rabu (13/2) sampai Sabtu (16/2). Selain itu, akan banyak serangkaian acara yang digelar seperti workshop, seminar dan ekskursi. “TKMDII ke-11 ini kita angkat dengan tema Kearifan Lokal Indonesiaku agar dapat menjadi sumber inspirasi karya-karya desain kekinian,” pungkasnya.  Rahayu Astrini