PDAM Gratiskan 2.000 Unit Sambungan

PDAM Gratiskan 2.000 Unit Sambungan

621
Ilustrasi

BOYOLALI- PDAM Boyolali akan menggratiskan pemasangan Sambungan Rumah (SR) baru bagi 2. 000 warga miskin. Program pemasangan PDAM bagi masyarakat kurang mampu tersebut, dilakukan PDAM menyusul perolehan dana hibah Rp 5 miliar dari lembaga donor luar negeri.

Cahyo Sumarso, Direktur PDAM Boyolali mengatakan, dana hibah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, yang berpenghasilan rendah. Dengan adanya sambungan gratis ini diharapkan layanan air bersih PDAM dapat menjangkau lebih luas, termasuk bagi warga kurang mampu.

“Kami dapat hibah Rp 5 miliar untuk pemasangan 2.000 SR baru, gratis bagi warga Boyolali yang berpenghasilan rendah,” ungkap Cahyo akhir pekan kemarin.

Baca Juga :  300 Relawan Isi Kelas Inspirasi Boyolali

Menurutnya, syarat untuk pemasangan sambungan PDAM tersebut cukup mudah. Bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, cukup mendaftarkan diri di PDAM. Syarat khusus lainnya warga harus memiliki rumah dengan jaringan listrik 900 VA. Dan tentunya setelah pemasangan sambungan baru ini, warga yang bersangkutan harus bersedia menjadi pelanggan PDAM.

Cahyo mengatakan, saat ini jumlah pelanggan PDAM di Boyolali kota mencapai sekitar 30.000. Sementara sesuai dengan Millenium Development Goals (MDGs), jumlah masyarakat perkotaan yang harus terlayani sambungan PDAM minimal 40.000 pelanggan. Diharapkan dengan dana hibah ini maka target MDGs dapat segera terealisasikan. Selain itu pelayanan PDAM akan semakin optimal mengingat masyarakat yang terlayani air bersih akan semakin banyak.
Peningkatan layanan PDAM menurut Cahyo juga dilakukan dengan menunda kenaikan Tarif Dasar Air (TDA). Seperti yang diberitakan sebelumnya, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen, berimbas pada biaya produksi bahan baku air bersih. Hal ini lantaran sebagian besar sumber air PDAM merupakan dari sumur dalam yang harus dipompa menggunakan daya listrik.

Baca Juga :  Universitas Boyolali Bagikan Bibit Pohon Produktif

Upaya penundaan kenaikan tersebut menurut Cahyo dengan mengoptimalkan embung-embung milik PDAM saat musim penghujan ini. Penggunaan embung tersebut bisa memangkas kebutuhan listrik, sehingga kenaikan TDL dapat disiasati dengan efisiensi biaya produksi air bersih PDAM.

Ario Bhawono

BAGIKAN