PDIP Pilih Achmad Purnomo Jadi Wawali Solo

PDIP Pilih Achmad Purnomo Jadi Wawali Solo

427
Achmad Purnomo
TTL : Kebumen, 28 Desember 1948
Pendidikan : Strata 3 di bidang Farmasi Fakultas Farmasi UGM
Catatan Karier dan Bisnis:
– Dosen Sarjana Fakultas Farmasi UGM
– Dosen Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM
– Pengelola Magister ManajemenFakultas Farmasi UGM (2005 – 2009)
– Wakil Direktur PascasarjanaFakultas Farmasi UGM (2009 – sekarang)
– Pemilik Apotek Fajar dan Aria Solo
Riwayat Organisasi:
– Bendahara Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Fakultas Farmasi UGM
– Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Cabang Surakarta (1998 – 2008)
– Ketua Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia Cabang Surakarta(1980 – 1990)
– Penasihat Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo
– Ketua Yayasan Amal Sahabat (2003 – sekarang)
– Presiden Rotary Club Solo Raya 2010-2011
– Bendahara Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo
– Pembina Serulingmas
– Rabo Club, Wagon, Idola Club
Karir Politik
– Mantan Calon Walikota Solo 2005-2010
– Mendaftar ke sebagai anggota PDIP (17-10-2012)
– Direkomendasikan oleh DPP PDIP untuk mengisi jabatan wakil walikota Solo yang lowong.
Sumber : Litbang Joglosemar

SOLO-Teka-teki Calon Wakil Walikota (Cawawali), yang direkomendasikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), terjawab sudah. PDIP merekomendasikan kepada apoteker sekaligus pengusaha yang aktif di Solo Bersama Selamanya (SBS), Achmad Purnomo sebagai Wawali untuk dipilih DPRD. Sedangkan satu nama lagi akan ditentukan, oleh Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, dalam rapat internal partai, Minggu (3/1), hari ini.  Turunnya rekomendasi terhadap calon yang mendaftar menjadi Wawali melalui DPC PDIP dibacakan Sekretaris DPC PDIP Teguh Prakosa.

“Tadi (kemarin-red), kami rapat dengan pimpinan anak cabang (PAC) se-Surakarta untuk membuka surat rekomendasi dari DPP yang merupakan hasil rapat DPP 31 Januari, lalu. Hasilnya telah menetapkan Achmad Purnomo sebagai Cawawali dari PDIP,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor DPC PDIP Surakarta, Sabtu (2/1).

Untuk itu, DPP PDIP memberikan instruksi kepada DPC PDIP Surakarta untuk mengusulkan Achmad Purnomo sebagai Cawawali dalam rapat paripurna DPRD Surakarta. DPP juga menginstruksikan kepada seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Surakarta untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan Achmad Purnomo menjadi Wawali masa bakti 2010-2015. Kemudian, bagi kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas keluar dari kebijakan ini akan diberikan saksi organisasi. “Surat ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP PDIP Tjahyo Kumolo dan Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, HAM dan Peraturan Perundangan, Trimedya Panjaitan. Serta ditembuskan ke DPD Jateng, Fraksi, dan yang bersangkutan,” ungkapnya.

Dijelaskan Teguh, satu nama pendamping akan diserahkan oleh Ketua DPC untuk diberi kewenangan siapa yang nanti akan ditunjuk. Karena sesuai dengan mekanisme atau Undang-undang, nama yang harus diajukan ke DPRD itu dua nama, di mana DPRD nantinya akan dipilih  salah satu dalam rapat paripurna DPRD.

“Kalau satu nama sudah jelas, tinggal satu nama lagi. Kemungkinan akan ditentukan, Minggu (3/1), hari ini dan Senin (4/2), DPC bisa mengajukan dua nama, yang mana satu nama untuk diamankan dan satu nama lagi pendamping ke DPRD Solo,” paparnya.

Setelah rekomendasi resmi dari DPP PDIP turun maka menginstruksikan kepada seluruh Ketua PAC untuk melaksanakan konsolidasi untuk sosialisasi nama Cawawali yang diusung. ”Jadi adanya penolakan itu adalah hal yang wajar dan bagian dari demokrasi. Maka, kami minta PAC untuk menyosialisasikan ke tingkat bawah,” imbuhnya.

Terpisah, saat ditemui di kediamannya di Jalan Bhayangkara No 23 Solo, Achmad Purnomo mengaku belum mendapatkan surat resmi rekomendasi dari DPP. “Secara resmi sampai sekarang saya belum diberitahu oleh DPC, ya dari panjenengan semua itu tahunya, terima kasih,” kata dia.

Purnomo menyampaikan terima kasih kepada DPC atas kepercayaannya telah merekomendasikan Cawawali. Tentunya akan berjanji sepenuhnya menaati semua ketentuan dan kebijakan partai yang telah memerintah kepada dirinya. ”Insya Allah, Bismillah hirrohmannirrohim kalau seandainya nanti lancar masih lewat tahapan DPRD dan betul-betul saya dipilih dan dilantik sebagai Wawali akan bekerja keras untuk membantu walikota. Dalam menjalankan dan melaksanakan program-program khususnya untuk masyarakat Surakarta,” pangkasnya.

Sekadar diketahui selain Achmad Purnomo, Achmad Purnomo, Helmy Ahmad Sakdillah,

Joko Purnomo, Gatot Sugihartono,  Bambang Rahmadi dan Hari Mulyadi, yang mendaftar menjadi Wawali melalui DPC PDIP Surakarta. Namun, akhirnya PDIP memilih Achmad Purnomo menjadi Wawali untuk mendampingi Walikota FX Hadi Rudyatmo hingga 2015, mendatang.

Ari Welianto

BAGIKAN