Pelajar Simpan 132 File Foto dan Video Syur

Pelajar Simpan 132 File Foto dan Video Syur

2050
RAZIA-Petugas sedang memeriksa peserta upacara di SMAN 1 Slogohimo dalam razia HP, Senin (18/2). Dokumentasi Humas Pemkab Wonogiri
RAZIA-Petugas sedang memeriksa peserta upacara di SMAN 1 Slogohimo dalam razia HP, Senin (18/2). Dokumentasi Humas Pemkab Wonogiri

WONOGIRI-Seorang pelajar SMA negeri di Wonogiri kedapatan menyimpan 132 file foto dan video porno di telepon selulernya. Hal itu diketahui saat tim melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Tour to The School, Senin (18/2). Alhasil, tim menyita kartu memori tersebut dan HP diamankan pihak sekolah. HP itu hanya boleh diambil oleh orangtuanya.

Informasi juga menyebutkan, ada dua siswi di salah satu SMA yang kedapatan menyimpan file gambar porno di laptop mereka. Mereka pun lantas dibina oleh tim dan laptop diamankan pihak sekolah. Kedua siswi pun diminta menghapus semua file berbau pornografi itu.

Baca Juga :  Truk Vs Motor Roda 3, Satu Orang Luka

Tim yang terdiri dari Muspida, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Dinas Pendidikan, serta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, serta TNI/Polri itu menyambangi empat SMA di empat kecamatan.

Kabag Humas Setda, Waluyo mengatakan empat SMA tersebut yakni SMAN 1 Sidoharjo, SMAN 1 Baturetno, SMAN 1 Slogohimo, dan SMAN 1 Pracimantoro.

“Kegiatan ini sebagai satu bentuk kepedulian Pemkab terhadap banyaknya masalah sosial yang terjadi di kalangan pelajar sebagai dampak dari kemajuan teknologi,” katanya.

Sementara itu dari rilis Bagian Humas Setda Wonogiri, Bupati Danar Rahmanto saat berpidato di SMAN 1 Sidoharjo meminta pelajar berhati-hati dalam menerima informasi. Terlebih jika informasi tersebut, baik berupa tulisan maupun gambar belum pantas untuk mereka. “Pihak guru kami minta juga lebih fokus lagi pada pembelajaran kebangsaan. Tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga spiritual,” terangnya.

Baca Juga :  Ratusan Mantan Pejuang Peringati Hari Veteran di Istana Parnaraya

Di sekolah itu para siswa dan guru memberikan sumbangan kepada anak yatim piatu yang diserahkan langsung kepada bupati. Sumbangan ini untuk mendukung Gerakan Rp 1 Miliar untuk Anak Yatim Piatu yang akan dimulai Mei 2013 nanti. Eko Sudarsono

BAGIKAN