JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Pembangunan 10 Menara BTS Distop

Pembangunan 10 Menara BTS Distop

720
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menghentikan pembangunan 10 menara pemancar sinyal seluler atau Base Transceiver Station (BTS) milik PT Tower Bersama Group di sembilan kecamatan. Hal ini karena satu menara yang sudah mulai dibangun di Girimarto ternyata belum mengantungi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Wonogiri, Eko Subagyo mengatakan pendirian menara itu saat ini baru mengantungi rekomendasi dari Dishubkominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika). “Namun untuk memulai pembangunan harus memiliki IMB dulu. Padahal kami belum mengeluarkan IMB itu. Saat cek dengan tim ke lokasi di Girimarto sudah mulai dibuat. Kami minta dihentikan dulu,” jelasnya, Rabu (20/2).

Menurutnya masih ada sembilan menara yang belum dicek. Semua masih milik PT yang sama. Selain di Girimarto, dua menara akan dibangun di Tirtomoyo dan tujuh lainnya berada di Jatiroto, Nguntoronadi, Wuryantoro, Giriwoyo, Purwantoro, Batuwarno, dan Selogiri.

“Izin prinsip saja juga belum ada apalagi IMB. Semua kami minta dihentikan dulu jika memang di sembilan titik yang belum dicek oleh tim, juga sudah mulai ada proses pembangunan,” tegasnya.

Sedangkan Plt Kepala Dishubkominfo, Bambang Haryadi melalui Kabid Komunikasi dan Informatika, Joko Irianto didampingi Kasi Pos dan Telekomunikasi, Tarjo mengatakan pihaknya sepakat pengerjaan menara dihentikan. “Rekomendasi dari dinas kami hanya sebatas pencocokan dengan area yang diizinkan untuk didirikan menara atau tidak. Untuk perizinan pembangunan tetap KPPT yang berwenang mengeluarkan. Memang ilegal kalau belum ada IMB sudah dibangun,” katanya.

Satu menara seluler menurutnya minimal harus dipakai untuk dua operator berbeda. Sejauh ini, belum ada sanksi yang mengatur jenis pelanggaran ini. Yang ada menurutnya baru sebatas sanksi terhadap pelarangan untuk melanjutkan pembangunan selama izin belum dilengkapi dan dipenuhi. “Perda tentang menara seluler masih dalam bentuk rancangan, jadi segala bentuk sanksi belum bisa diterapkan. Menunggu Perda nanti ditetapkan,” tutupnya. Eko Sudarsono

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here