Pembelajaran Harus Berpusat Pada Siswa

Pembelajaran Harus Berpusat Pada Siswa

482

SOLO – Cooperative Learning merupakan strategi pengajaran di dalam dan di luar kelas yang memusatkan pembelajaran pada pelajar. Menurut Khairiana Binte Zainal Abiden Med yang merupakan guru dari Principal Al Junaid Islamic Scool Singapore, selama ini pengajaran masih berpusat kepada guru.

“Pengajarah yang berpusat kepada guru harus diubah menjadi pusat pembelajaran pada siswa,” katanya  saat di temui wartawan usai mengisi workshop pendidikan di Hotel Grand Setia kawan, Senin (4/1).

Khairiana menambahkan cooperative learning juga menekankan pembelajaran berbasis kelompok yang bisa mengeluarkan nilai positif pelajar. “Siswa bisa sharing dan bercakap-cakap dengan teman mereka. Sebab, siswa cenderung terbuka dengan temannya dibandingkan dengan guru,” paparnya.

Cooperative Learning ini menurutnya cukup efektif diterapkan di Indonesia. Apalagi melihat anak-anak Indonesia yang cenderung aktif dan banyak bicara. “Di Singapura, anak-anaknya itu sedikit malu-malu dalam berinteraksi,” imbuhnya.

Terpisah Humas SDIT Nur Hidayah, Rahmad Haryadi mengungkapkan, bahwa pembelajaran model ini sudah mulai diterapkan di SD setempat. Namun demikian masih ada kendala yang dihadapi oleh sekolah. Menurutnya kendala tersebut terletak pada jumlah siswa yang tidak sesuai dengan ruang kelas. “Karena ruang kelas kurang maka kami siasati dengan pembelajaran di aula ataupun di halaman sekolah,” kata Rahmad.

Sementara itu, workshop tersebut diikuti oleh sekitar 300-an peserta. Peserta berasal dari para pengajar baik dari 33 Sekolah Islam Terpadu mulai dari TK hingga SMA, serta 10 Sekolah Dasar Islam di Solo. Farrah Ikha Riptayani

BAGIKAN