JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Penculikan Bocah di Gatak, Polisi Sisir Bandara dan Hotel

Penculikan Bocah di Gatak, Polisi Sisir Bandara dan Hotel

216
BAYI DICULIK- Keluarga korban sedang menunjukkan foto Nilo Leksa Wijaya Mahadewi yang diculik empat orang misterius, Foto Sabtu (15/2).

SUKOHARJO- Hingga saat ini, pelaku penculikan terhadap bocah tiga tahun Ni Luh Leksa Wijaya Mahadewi, belum ditemukan. Jajaran Polres Sukoharjo pun melakukan penyisiran di Bandara Adi Soemarmo dan sejumlah hotel di Solo guna menemukan bocah yang tinggal bersama neneknya di Dukuh Bareng RT 3 RW III, Jati, Gatak, Sabtu (16/2) lalu itu.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari melalui Kasatreskrim, AKP Andis Arfan Tofani mengaku jika pelaku masih dalam pengejaran petugas. Pihaknya terkesan hati-hati mengingat penculikan ini diduga kuat berlatar belakang masalah keluarga.

Seperti diberitakan Minggu (17/2), Leksa sudah delapan bulan terakhir dititipkan orangtuanya, yakni I Made Oka Wijaya dan Dewi Ambar Sayekti di rumah neneknya, Elisabeth Sumarsiyati (65) di Dukuh Bareng. Leksa dititipkan lantaran orangtuanya bermasalah dan sedang mengurus perceraian. Sementara Leksa dititipkan di Gatak, orangtuanya tetap berdomisili di Bali.

Namun, selama beberapa bulan di Gatak, sang ayah sudah tiga kali mencoba membawa paksa Leksa. Terakhir kali sang ayah mencoba membawa Leksa pada Desember 2012 lalu. Hanya saja, nenek dan kerabatnya berhasil mencegah hal itu. Entah kebetulan atau tidak, Sabtu (16/2) pagi kemarin, Leksa dibawa oleh empat orang yang mengendarai dua sepeda motor.

Salah satu ciri pelaku adalah berbadan kecil, tinggi, dan botak. Ciri-ciri itu merujuk pada sang ayah, I Made Oka Wijaya. Kendati demikian, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan terkait pelaku penculikan itu.

“Kita masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Yang jelas, saat ini petugas masih melakukan penyisiran ke Bandara dan hotel-hotel,” kata Andis. Murniati

BAGIKAN