JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Perampok Alfamart Diburu : Perempuan yang Diduga Teman Rampok Terekam CCTV

Perampok Alfamart Diburu : Perempuan yang Diduga Teman Rampok Terekam CCTV

1306
BAGIKAN

Sebelum kejadian, ada seorang perempuan yang mondar-mandir menelepon seseorang di dalam minimarket. Diduga ia bagian dari kawanan perampok itu.

TEREKAM CCTV-Aksi perampokan dengan menggunakan senjata air softgun yang terjadi di Alfamart Jalan Jaya Wijaya, Mojosongo, Jebres berhasil terekam CCTV mini market tersebut, Senin (11/2). Perampok berhasil menggondol uang sebesar Rp 1 juta dan melukai tiga karyawan yang bertugas saat itu. Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO—Polisi masih memburu dua perampok yang beraksi di minimarket Alfamart yang berada di Jalan Jaya Wijaya, Mojosongo, Jebres, Senin (11/2) dini hari lalu. Polisi mencurigai seorang perempuan yang terekam CCTV minimarket sebelum aksi perampokan terjadi adalah bagian dari kawanan perampok itu.

Kanit Reskrim Polsek Jebres, AKP Sumarsono mewakili Kapolsek Rudi Hartono mengatakan perempuan yang terekam CCTV tersebut terlihat mondar-mandir di dalam minimarket sambil menelepon seseorang. Diketahui, perempuan itu datang ke minimarket hanya untuk membeli pulsa Rp 5.000 kepada salah satu karyawan minimarket. “Kita belum bisa menyimpulkan, apakah perempuan itu bagian dari pelaku perampokan atau bukan. Saat ini masih kita selidiki,” ungkapnya, Selasa (12/2).

Sumarsono mengatakan, sejauh ini selain memeriksa CCTV, polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu. Tiga karyawan minimarket yang menjadi korban tembak air soft gun, Widodo (25) warga Telukan RT 1 RW I, Grogol, Sukoharjo, Andi Surya (23) warga Mangkubumen, Solo, dan Galang Danar (22) warga Tapen RT 2 RW V, Nusukan, Banjarsari, Solo juga turut diperiksa.

Sementara, kemarin ketiga korban sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Klinik Mojosongo. Salah satu korban, Widodo mengaku masih trauma jika diharuskan untuk bekerja pada shift malam. “Hampir lima tahun kerja di Alfamart, baru kali ini mengalami kejadian perampokan,” ungkapnya.

Widodo sendiri terkena tembakan tujuh kali di lengan kanannya. Ia menduga, perampok sengaja mengincar dirinya karena saat kejadian perampok juga mengejar-ngejar dirinya, meski uang di dalam laci sudah digasak. “Sebelum kejadian saya juga membantu polisi menangkap pencuri handphone yang terekam CCTV, apakah ada kaitannya dengan itu (tertangkapnya pencuri), saya tidak tahu,” katanya.

Ke depan, jajaran Polsek Jebres akan mengintensifkan patroli rutin ke sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan. Patroli juga akan dilakukan di sejumlah pertokoan dan warung yang beroperasi hingga larut malam.

Sementara itu, Asisten Kepala Alfamart, Hananto mengatakan pihak manajemen akan memberlakukan batas jam buka yakni hanya pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Hal ini sebagai antisipasi agar kasus serupa tidak terulang lagi. “Ya, sebelum kejadian ini kita memang buka 24 jam nonstop. Tapi ke depan manajemen menghendaki minimarket membatasi jam kerjanya,” terangnya.

Rudi Hartono