JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Perusak Kantor Demokrat Diyakini Bukan Petani

Perusak Kantor Demokrat Diyakini Bukan Petani

235
BAGIKAN
Kantor Demokrat Dirusak

BOYOLALI- Pengrusakan pagar kantor DPC Partai Demokrat Boyolali paska aksi damai ribuan petani tembakau kemarin, diyakini bukan dilakukan oleh para petani. Sementara itu polisi sedikitnya sudah memintai keterangan tiga orang saksi terkait kasus ini.

Teguh Sambodo, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Boyolali mengungkapkan, pihaknya sangat yakin pelaku perusakan tersebut bukan petani. Pasalnya, ribuan petani yang mengikuti aksi demo di depan Pemkab Boyolali, Rabu (30/1) kemarin, berasal dari wilayah atas (barat), yakni dari Kecamatan Selo, Cepogo, Ampel, dan Musuk.

“Setelah aksi mereka langsung pulang ke barat, tidak ada yang ke timur,” ungkap Teguh, Kamis (31/1).

Menurutnya, meskipun terdapat delapan kecamatan yang menjadi sentra penghasil tembakau di Boyolali, namun untuk memudahkan pengawasan maka pihaknya hanya mengerahkan petani yang ada di empat kecamatan di atas. Meski diakuinya, tidak menutup kemungkinan ada petani tembakau di luar empat kecamatan tersebut  yang ikut dalam aksi tersebut. Dan jika ada petani luar wilayah tersebut yang ikut dalam aksi tersebut, berarti mereka di luar koordinasi dan tanggung jawabnya.

Selain itu, dari hasil koordinasi di masing-masing koordinator kecamatan, Teguh menyatakan tidak ada petani yang terlibat pengrusakan tersebut. Seluruhnya menyatakan langsung pulang usai aksi damai berakhir. Sehingga pihaknya meyakini pengrusakan kantor DPC Partai Demokrat tersebut bukan dilakukan petani.

Teguh sendiri menyatakan, dirinya langsung pulang setelah aksi berakhir dan memastikan semua peserta aksi damai pulang. Di mengaku mengetahui kejadian ini setelah dihubungi pihak berwajib untuk koordinasi. “Saya tahunya setelah diajak koordinasi di Polres, kami tidak tahu ada pengrusakan tersebut. Kalau memang aksi kami sempat mengganggu pelayanan maupun menyebabkan macet, kami minta maaf, tetapi kami pastikan aksi kemarin benar-benar merupakan aspirasi petani,” jelas dia.

Sementara itu terkait kasus pengrusakan kantor partai ini, Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasubaghumas Iptu Mulyanto mengatakan pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi dari DPC Partai Demokrat untuk dimintai keterangan. Di lain pihak, polisi menurut dia hingga saat ini belum menetapkan tersangka atas kasus ini. “Belum ada tersangka, masih dalam penyelidikan dan pengembangan,” imbuh dia. Ario Bhawono