JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market PLN Kehilangan Pemasukan Rp 500 Juta

PLN Kehilangan Pemasukan Rp 500 Juta

455
BAGIKAN

Dampak Angin Ribut di Solo dan Sekitarnya

Kalau dirata-rata listrik padam selama enam jam. Hal ini membuat PLN Area Solo kehilangan daya sebesar 687.078,74 KWH.”

Soeharmanto

Pejabat Humas PLN Area Solo

Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
KERUGIAN AKIBAT ANGIN RIBUT–Pekerja melakukan perbaikan pada kabel jaringan listrik PLN yang rusak akibat tertimpa pohon saat terjadi hujan disertai angin ribut di kawasan Monumen 45, Banjarsari, Solo, Kamis (14/2). Hujan deras disertai angin ribut yang terjadi di Solo dan sekitarnya pada Rabu (13/2) kemarin, membuat PLN Area Solo kehilangan pemasukan sebesar Rp 548, 1 juta dan kerugian material sebesar kurang dari Rp 200 juta.

SOLO-hujan deras disertai angin ribut yang terjadi di Solo dan sekitarnya pada Rabu (13/2) kemarin membuat PLN Area Solo kehilangan pemasukan sebesar Rp 0,5 miliar atau tepatnya yaitu sebesar Rp 548,1 juta. Sedangkan untuk kerugian material yang harus ditanggung PLN Area Solo tidak terlalu besar yaitu masih di bawah Rp 200 juta.

Demikian disampaikan pejabat Humas PLN Area Solo, Soeharmanto. Ia mengatakan hujan deras dan angin ribut membuat banyak pohon tumbang dan menimpa jaringan PLN. Hal ini membuat listrik di berbagai kawasan putus. Diantaranya fider Jajar dua terputus sehingga membuat sambungan listrik di Kerten, kawasan Jalan Slamet Riyadi, dan perempatan Gendengan mati. Kemudian disusul jatuhnya fider Jajar 1, 7 dan 8 sehingga aliran listrik ke Manahan dan kota terputus.

Kemudian fider Jajar 12, 10, Mangkunegaran 7 juga terputus. Dan masih ada beberapa kawasan yang perlu penanganan khusus lantaran banyak terdapat pohon tumbang yang menimpa jaringan. Diantaranya di Balapan, Jalan RM Said, Gilingan, Klodran, dan kawasan Radio Republik Indonesia (RRI).

“Semua daerah tersebut di atas padam. Lalu alat-alat yang rusak berupa kabel dan kawat lantaran tertimpa pohon,” terang Soeharmanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/2).

Padam

Lanjut Soeharmanto, dengan kejadian tersebut, ada daerah yang padamnya selama satu jam, dua jam, tiga jam, hingga 10 jam. Bahkan ada tiga pelanggan yang lapor bahwa sampai Kamis (14/2) pagi masih padam. “Kalau dirata-rata listrik padam selama enam jam. Hal ini membuat PLN Area Solo kehilangan daya sebesar 687.078,74 Kilo Watt Hour (KWH). Kemudian kalau diuangkan PLN Area Solo kehilangan pemasukan Rp 0,5 miliar atau tepatnya Rp 548,1 juta,” imbuh Soeharmanto.

Sejak kejadian, PLN Area Solo langsung melakukan perbaikan di lokasi supaya listrik bisa menyala kembali. Bahkan sampai lima hari kedepan PLN  Area Solo masih akan terus melakukan perbaikan secara intensif. “Saat malam itu memang sudah dilakukan perbaikan dengan harapan listrik bisa nyala dan aman untuk pelanggan. Kemudian secara intensif akan dilakukan lima hari ke depan,” kata Soeharmanto.  Dwi Hastuti