Polisi Lalai, Tahanan Kabur

Polisi Lalai, Tahanan Kabur

397

kriminalYogyakarta – Arif Zulqoni alias Suyanto (18) warga Gedongan, RT 02/01, Purbayan, Kotagede tahanan Polsekta Kotagede Yogyakarta, berhasil kabur dengan membengkokkan besi teralis dan menjebol eternit. Polisi memastikan akan memeriksa petugas jaga.

Kapolsekta Kotagede Yogyakarta, Kompol Irfan Soumena,  menjelaskan Arif Zulqoni alias Suyanto (18), warga Kotagede kabur saat penjaga sedang melaksanakan Salat Magrib berjamaah pada Minggu, 24 Februari kemarin. “Tahanan yang kabur ini seorang residivis kasus pencurian. Mohon doanya, kami sejak kemarin melakukan pengejaran tetapi belum ketemu,” jelasnya.

Sebelum kabur, lanjutnya, pelaku lebih dulu memutar besi dengan menggunakan kain di ventilasi kamar mandi yang berada di ruang tahanan. “Kira-kira pukul 18.00 WIB masih ada, saat 17 anggota yang sedang piket salat. Ada tiga petugas menjaga, tetapi sekitar pukul 18.30 WIB, tahanan sudah kabur,” jelasnya.

Atas kaburnya tahanan tersebut, dia mengaku akan memberi sanksi disiplin kepada anggotanya karena dinilai lalai. “Ya tentu akan diberikan sanksi disiplin kepada anggota saya, ini tanggung jawab saya sebagai pimpinan. Sanksi itu saya masih akan berkoordinasi dengan bapak Kapolres,” akunya.

Dia menjelaskan, Suyanto ditangkap lantaran mencuri Rp1.300.000 dari celengan dan satu buah jam tangan pada pertengahan Februari lalu.  “Tersangka terkena kasus tindak pidana pencurian,” imbuhnya.

Kelalaian

Kombes Pol Mustaqim, Kapolresta Jogja, menyatakan kaburnya tahanan di Mapolsekta Kotagede, Yogyakarta, murni kelalaian petugas. Polisi masih memeriksa petugas yang berjaga saat tahanan tersebut dapat lolos dari jeruji besi. “Kami akan menganalisa dan mengevaluasi atas kejadian ini. Semua personel yang bertugas saat kejadian sudah diperiksa, tetapi belum selesai,” katanya.

Mustaqim menyatakan akan memberi sanksi tegas kepada anggota Mapolsekta Kotagede yang diang lalai, sehingga tahanan Arif Zulqoni kabur. Namun, dia tidak bersedia memaparkan jenis sanksi yang akan dijatuhkan kepada bawahannya.”Semuanya nanti kena sanksi disiplin, tunggu saja nanti setelah hasil pemeriksaan internal kami selesai,” jelasnya.

Mustaqim juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar segera melapor ke pihak kepolisian setempat. Anggotanya dari berbagai kesatuan juga dikerahkan untuk memburu tersangka.”Yang kami lakukan sekarang kejar tersangka, sedangkan untuk internal nanti ada sanksi tegas yang akan saya berikan,” tambahnya. Okezone | Detik

BAGIKAN