JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Proyek Disdikpora Tak Selesai, Rekanan Diputus Kontrak

Proyek Disdikpora Tak Selesai, Rekanan Diputus Kontrak

293
BAGIKAN
TAK SELESAI—Hingga batas akhir masa perpanjangan 13 Februari, pembangunan kantor Disdikpora Karanganyar senilai Rp 2,9 miliar tak juga terselesaikan oleh rekanan. Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Rekanan proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, PT Pilar Persada, diputus kontrak karena gagal menyelesaikan proyek tepat waktu. Padahal untuk menyelesaikan proyek yang menelan anggaran Rp 2,9 miliar itu, rekanan sudah diberi perpanjangan waktu selama 50 hari.

Sekretaris Disdikpora Karanganyar, Agus Hariyanto mengatakan batas waktu pengerjaan jatuh pada tanggal 26 Desember 2012 lalu. Sedangkan batas akhir perpanjangan kontrak yakni 13 Februari lalu. “Iya kami telah memutuskan kontrak, karena rekanan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” ujar Agus, Minggu (17/2).

Sejauh ini Disdikpora belum mengetahui secara total persentase pengerjaan yang sudah dilakukan rekanan. Proses penghitungan masih dilakukan oleh tim teknis dari Disdikpora. “Tingkat penyelesaian masih dihitung,” ujar Agus.

Sementara itu, pimpinan proyek PT Pilar Persada, Lukman, tidak menampik bahwa pihaknya belum menyelesaikan proyek pembangunan kantor Disdikpora. Dirinya berkilah keterlambatan pengerjaan lebih disebabkan karena faktor cuaca. “Kami juga sudah sempat mengajukan perpanjangan pengerjaan lagi, karena disebabkan faktor cuaca. Kami juga menyerahkan bukti prakiraan cuaca kepada Disdikpora, namun ditolak,” kata Lukman.

Dijelaskannya, untuk menyelesaikan sisa proyek pembangunan kantor Disdikpora sebenarnya tinggal butuh waktu 10 hari. Jika dihitung masa perpanjangan habis pada tanggal 13 Februari, maka proyek tersebut diperkirakan akan rampung seluruhnya pada tanggal 23 Februari mendatang.

Meski tidak berhasil menyelesaikan proyek tepat waktu, Lukman mengaku tetap akan bertanggung jawab menyelesaikannya dengan mekanisme hibah. Sehingga pihak Pemkab tidak dirugikan dalam proyek ini. “Nanti kekurangannya akan kami selesaikan tanpa bayaran. Kami yang akan tanggung sisa dari kekurangan proyek. Mekanisme berita acara hibah ini sedang kami bahas,” jelasnya. Muhammad Ikhsan