JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Proyek Ruang Perokok Pasar Gede Batal

Proyek Ruang Perokok Pasar Gede Batal

267
Pasar Gede

JEBRES-Rencana pembuatan ruang khusus untuk merokok di Pasar Gede Solo dipastikan batal. Karena, dari inventarisasi ruang terbuka yang dilakukan beberapa kali, tidak mendapatkan hasil.

Lurah Pasar Gede, Marsono, mengatakan, inventarisasi terakhir kali dilakukan pertengahan Desember lalu. Kala itu, sebenarnya sudah menunjuk satu lahan yang masih kosong. Yakni, di depan sebelah kanan pintu masuk utama pasar.

Sayangnya, lokasi itu tidak disetujui Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo. Alasannya, bisa mengganggu keindahan pasar yang jadi ikon Kota Bengawan itu. ”Ya adanya depan. Soalnya hanya di bagian itu yang masih kosong dan strategis. Namun tetap bisa, tidak disetujui DPP,”ujarnya, Senin(4/2).

Marsono mengatakan, dia bersama tim lapangan, sudah survei ruang yang akan dibuat tempat khusus bagi perokok itu. Di lantai I, sudah dipastikan tidak ada ruang yang kosong. Karena padat dengan pedagang di kos dan los.

Sedangkan di lantai II, terdapat lahan yang kosong. Namun, tempatnya tidak memungkinkan atau tidak strategis. ”Percuma kalau membuat ruang khusus merokok tapi tidak ada orang yang melihatnya. Makanya dipastikan batal,” katanya.

Menurutnya, sebenarnya dengan adanya ruang khusus merokok dapat menjadi fasilitas plus bagi pasar yang ditempati sekitar 1.700 pedagang itu. Pasalnya ruang tersebut dapat meningkatkan nama baik, yakni melindungi pedagang dari asap rokok yang berbahaya. ”Tapi bagaimana lagi, tidak ada ruang terbuka atau lahan kosong. Kita kaji ulang dahulu rencana ruang merokok itu,”imbuh dia.

Seorang pedagang di lantai I, Suryatni (47) menyayangkan batalnya pembangunan ruang khusus yang dinanti-nantikan itu. Padahal, dia sudah berharap para pedagang khususnya wanita bisa dilindungi kesehatannya dari bahaya asap rokok.

”Tapi dari kalangan bapak-bapak banyak yang merokok. Jadi, kalau ada ruang khusus merokok itu, akan meningkatkan tren positif pasar, karena peduli atas kesehatan pedagangnya,” katanya. Ronald Seger Prabowo

BAGIKAN