JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Pusat Perekonomian, Solo Jadi Magnet Kantor Bank

Pusat Perekonomian, Solo Jadi Magnet Kantor Bank

495
Salah satu Kantor BNI 46
Salah satu Kantor BNI 46

SOLO- Keberadaan perbankan di eks Karesidenan Surakarta hingga saat ini ternyata belum menyebar. Bahkan dari 66 kantor cabang Bank Umum yang tersebar di eks Karesidenan Surakarta, sebanyak 52 Kantor cabang Bank Umum berada di Solo. Sedangkan sisanya tersebut tersebar di kabupaten lain di sekitar Solo.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Sementara Bank Indonesia (BI) Solo, Untung Nugroho. Ia mengatakan, memang hampir semua bank memilih Solo sebagai lokasi kantor cabang. Hal ini dikarenakan potensi perekonomian di Solo dibandingkan dengan kabupaten lain di eks Karesidenan Surakarta lebih besar. Tidak heran banyak yang melirik Solo untuk dijadikan lokasi pendirian kantor cabang perbankan.

“Dari 66 kantor cabang Bank Umum yang tersebar di eks Karesidenan Surakarta, di Solo ada 52 kantor cabang Bank Umum, kemudian di Sukoharjo terdapat empat kantor cabang Bank Umum. Di Klaten, Boyolali, Sragen, Karanganyar dan Wonogiri masing-masing memiliki dua kantor cabang Bank Umum,” terang Untung kepada wartawan, kemarin.

Lanjut Untung, selain kantor cabang, keberadaan kantor cabang pembantu dan kantor kas juga mayoritas berada di Solo. Dari 484 kantor cabang pembantu Bank Umum yang berada di eks Karesidenan Surakarta, di Solo terdapat 268 kantor cabang pembantu. Di Klaten ada 47 kantor cabang pembantu, Boyolali 35 kantor, di Sragen 39 kantor, Sukoharjo 31 kantor, Karanganyar ada 28 kantor serta di Wonogiri terdapat 36 kantor cabang pembantu.

Untuk keberadaan kantor kas bank umum juga mayoritas berada di Solo. Dari 170 kantor kas Bank Umum di wilayah Surakarta, di Solo terdapat 139 kantor kas Bank Umum. Sedangkan di Klaten terdapat enam kantor kas, di Boyolali dan Sragen masing-masing terdapat empat kantor kas, Sukoharjo terdapat delapan kantor kas, Karanganyar terdapat lima kantor kas, dan Wonogiri terdapat tiga kantor kas.

“Jadi kalau untuk keberadaan Bank Umum, memang sebagian besar berada di Solo. Kami berharap, ke depannya keberadaan Bank Umum bisa semakin merata. Karena kabupaten di sekitar Solo ini kalau mau digali juga memiliki potensi yang besar. Karena banyak ditemukan UMKM yang nantinya bisa digarap oleh perbankan,” imbuh Untung.

Meski demikian, masih ada Kantor Pusat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di wilayah Surakarta. Dari 84 BPR yang berada di eks Karesidenan Surakarta, 14 di antaranya berada di Solo dan lainnya tersebar di kabupaten di sekitar Solo.

Sedangkan untuk ketersediaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di eks Karisidenan Surakarta terdapat 937 mesin. Dari sekian banyak mesin tersebut, 656 mesin ATM berada di Solo, sedangkan sisanya tersebar di kabupaten lain di sekitar Solo.  Dwi Hastuti

BAGIKAN