JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Raskin Berkutu dan Berbubuk

Raskin Berkutu dan Berbubuk

446
BAGIKAN

Hal itu terjadi di Desa Genukrejo dan Mojopuro, Wuryantoro serta Desa Tawangharjo dan Tukulrejo, Giriwoyo.

BERBUBUK-Kepala Desa Tawangharjo, Giriwoyo, Sriyanto menunjukkan beras untuk warga miskin (Raskin) yang berbubuk, Kamis (21/2). Joglosemar | Eko Sudarsono
BERBUBUK-Kepala Desa Tawangharjo, Giriwoyo, Sriyanto menunjukkan beras untuk warga miskin (Raskin) yang berbubuk, Kamis (21/2). Joglosemar | Eko Sudarsono

WONOGIRI-Kualitas beras untuk warga miskin (Raskin) di empat desa dikeluhkan warga karena mengandung bubuk dan kutu. Hal itu terjadi di Desa Genukrejo dan Mojopuro, Wuryantoro serta Desa Tawangharjo dan Tukulrejo, Giriwoyo.

Kepala Desa Genukharjo, Sriyadi mengakui kualitas Raskin bulan ini tidak sebagus bulan Januari lalu. Bahkan ia menilai kualitasnya di bawah standar. “Untuk Kecamatan Wuryantoro tadi kami hubungi orang yang biasa mengawal ambil beras dari gudang Bulog, katanya untuk Kecamatan Wuryantoro semua seperti itu. Termasuk di desa kami. Pengambilan beras tanggal 19 Februari,” kata Sriyadi, Kamis (21/2).

Menurutnya, banyak serbuk putih dan kutu dalam beras. Warga mengeluh kepada pihak desa meski menerima apa adanya. “Harapannya bisa ditingkatkan kualitasnya. Bulan lalu tidak seperti ini,” imbuhnya.

Kepala Kelurahan Mojopuro, Parmin mengatakan hal yang sama. Warga pun lebih memilih menggunakan beras itu daripada repot mengembalikan. “Paling warga menjual atau mencampur dengan beras lain. Atau untuk jagong,” terangnya.

Kepala Desa Tawangharjo, Sriyanto mengatakan warga berharap Raskin kualitas buruk di desanya diganti dengan yang lebih baik. “Meski begitu, warga mau tidak mau tetap memakai beras itu karena stok beras panen lalu juga menipis. Biasanya juga dicampur beras lain,” jelasnya.

Hal senada dilontarkan Kepala Desa Tukulrejo, Kenthut Suparyono. “Sama juga seperti itu. Kalau bisa diperbaiki untuk bulan depan,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Jatirejo, Kecamatan Giritontro, Sutarno; Kepala Desa Gebangharjo, Bogiyono, dan Kepala Desa Gambirmanis, Pracimantoro mengatakan Raskin baru diambil dan belum sampai ke balai desa.

“Jadi belum tahu apa kualitasnya sama atau tidak,” kata Sutarno.

Sementara Kades Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Teguh Subroto yang berada di wilayah timur mengatakan kualitas Raskin baik. “Seperti biasanya kalau di sini,” terang dia.

Kades Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, Agus Purwanto berharap kualitas beras terjaga. Sering kali Raskin berwarna kusam sehingga saat dimasak rasanya tidak enak. “Kalau sini sepertinya tidak bubukan. Hanya saja sering beras berwarna kusam. Kalau bisa ditingkatkan kualitasnya,” katanya. Eko Sudarsono