Ratusan Mr X Susupi DP4

Ratusan Mr X Susupi DP4

314
Nama misterius tersebut tertulis Mr Doble, Mr X, Mr XX, dan Mr XXX. Foto : Wardoyo

Temuan nama misterius muncul dalam DP4 di empat desa di Kecamatan Masaran yakni Jati, Pilang, Sepat, dan Sidodadi. Nama misterius tersebut tertulis Mr Doble, Mr X, Mr XX, dan Mr XXX.

SRAGEN—Ratusan calon pemilih misterius diketahui menyusup dan tercantum di dalam daftar Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Jateng 2013 wilayah Kabupaten Sragen. Ratusan calon pemilih tanpa identitas jelas itu turut melengkapi daftar calon pemilih bermasalah yang hingga kini sudah mencapai 8.378 orang.

Calon pemilih misterius itu diketahui dari laporan dan temuan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dan Panwascam serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sragen. Ketua Panwaslu Sragen, Slamet Basuki mengatakan selama dua pekan berjalannya tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) DP4, ditemukan sedikitnya lebih dari 100 daftar pemilih yang tercatat dengan nama misterius.

Temuan nama misterius itu muncul dalam DP4 di empat desa di Kecamatan Masaran yakni Jati, Pilang, Sepat, dan Sidodadi. Dari sekitar 100 lebih temuan, 80-an di antaranya tercatat dengan nama Mr Doble, Mr X, Mr XX, dan Mr XXX. Temuan Mr X ini muncul di DP4 wilayah Desa Sepat, Pilang, dan Sidodadi.

Baca Juga :  Sumur di Sragen Mengering, Puluhan KK Andalkan Droping Air Bersih

Di Dukuh Jati RT 7 RW I, Desa Pilang misalnya, ditemukan sedikitnya 16 nama yang tertulis MR XX dan MR XXX. Nama-nama misterius itu tercantum secara berurutan dengan tempat dan tanggal lahir yang sama yakni Sragen, 19-10-1988. Semua nama itu tercatat berjenis kelamin laki-laki dengan status belum kawin. Anehnya masing-masing nama itu memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berbeda-beda.

Selain itu, di Desa Jati juga muncul belasan calon pemilih yang hanya tertulis inisial mulai dari satu huruf hingga tiga huruf. Sebagai contoh, di RT 5 Desa Jati, tercantum nama FJT, ATK, GI, SI. Selain inisial, di wilayah ini juga ditemukan calon beridentitas MR XX. “Ini baru dari empat desa di Masaran dan tidak menutup kemungkinan juga ada di wilayah lain. Apalagi masih ada satu tahapan lagi sebelum DP4 ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tanggal 9 Februari nanti,” paparnya ditemui di Sekretariat Panwaslu, Jumat (1/2).

Baca Juga :  Pertarungan Kursi Ketua DPC PDIP Sragen. 5 Calon Ketua Diajukan ke DPP Dengan Catatan. Ini Penyebabnya

Slamet mengungkapkan, hingga akhir tahap kedua Coklit DP4, total temuan calon pemilih bermasalah mencapai 8.378 orang. Nama penduduk sudah meninggal dan masih tercatat menjadi penyumbang kesalahan tertinggi dengan angka mencapai 3.659 nama.

Anggota Panwaslu Divisi Penyelesaian Pelanggaran dan Sengketa Pemilu, Heru Cahyono, menambahkan temuan kejanggalan itu sudah diserahkan melalui berita acara ke PPS di wilayah temuan dengan harapan segera direvisi. Menurutnya, revisi menjadi krusial mengingat jika sampai lolos, maka dikhawatirkan bisa disalahgunakan. “Bisa jadi, nanti digunakan oleh oknum lalu yang inisial itu juga rawan diganti nama orang karena rata-rata ada NIK-nya,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dispendukcatpil Sragen, Purwadi Joko Haryanto mengaku akan mengecek terlebih dahulu temuan-temuan nama misterius di DP4 itu. Namun, sejauh ini pihaknya memang belum tahu detail mengingat DP4 itu dibuat sudah jauh-jauh hari sebelum dirinya menjabat di dinas itu. Wardoyo

BAGIKAN