JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Rawan Digunakan untuk Tempat Maksiat : Enam Rumah Dinas Mangkrak

Rawan Digunakan untuk Tempat Maksiat : Enam Rumah Dinas Mangkrak

405
BAGIKAN
MANGKRAK—Salah satu rumah dinas milik Pemkab Karanganyar di Tegaslasri, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar Kota yang rusak dan tidak berpenghuni. Foto diambil Jumat (8/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Enam rumah dinas yang diperuntukkan bagi pejabat eksekutif dan legislatif Kabupaten Karanganyar kondisinya memprihatinkan. Selain tidak terawat karena tidak dihuni cukup lama, rumah dinas itu rawan digunakan untuk tempat maksiat.

Rumah dinas yang mangkrak itu, tiga di antaranya berada di Tegalasri, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar, yang diperuntukkan bagi pejabat Muspida. Kondisi ketiga rumah tersebut terlihat kotor dan kusam dengan rumput liar di sekelilingnya. Selain itu, atap dan tembok dalam dan luar rumah juga terlihat rusak.

Menurut seorang warga RT 1 RW VIII Tegalasri, Alam, ketiga rumah dinas tersebut dibiarkan kosong sejak satu tahun lalu. Ia sendiri tidak mengetahui alasan dihuninya ketiga rumah tersebut. Oleh warga sekitar, rumah tersebut sering diawasi karena sering digunakan sebagai tempat maksiat. “Karena tidak ada penjaganya, ya warga yang patroli,” ujarnya, Jumat (8/2).

Sementara itu, Kabag Umum Setda Karanganyar, Slamet Sanyoto mengakui selain tiga rumah dinas di Tegalasri, masih ada tiga rumah dinas lagi yang mangkrak yakni rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta rumah dinas milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar yang berada di dekat Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Tunggal Bakti Karanganyar.

Menurut Slamet, mangkraknya enam rumah dinas itu disebabkan karena tidak ada dana untuk perawatan. “Memang tidak ada pos anggaran untuk perawatan. Tapi tetap kita tempatkan penjaga dari pegawai Pemkab untuk menempati, daripada dibiarkan kosong begitu saja,” ujarnya.

Slamet menerangkan, enam rumah dinas itu akan segera diperbaiki dan rencananya akan ditempati oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Wakil Ketua DPRD. “Saat ini masih proses untuk perbaikan. Selain yang berada di Tegalasri itu, aset-aset rumah dinas lain juga akan kita benahi, kita perbaiki agar bisa digunakan lagi,” tandasnya. Muhammad Ikhsan