Rehab 3 Pasar Rp 16,7 M Ditarget Oktober

Rehab 3 Pasar Rp 16,7 M Ditarget Oktober

332
Kios Pasar Depok
Kios Pasar Depok

BALAIKOTA- Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) menargetkan revitalisasi tiga pasar tradisional di Solo selesai Oktober nanti. Revitalisasi tiga pasar dianggarkan Rp 16,7 miliar.

Kepala DPP Solo, Subagiyo, mengatakan, tahun ini DPP merevitalisasi tiga pasar tradisional. Yakni  Pasar Depok, Pasar Elpabes (elektoronik, pakaian, besi) dan Pasar Pasar Kliwon.

”Pasar tersebut direvitalisasi tahun ini karena sudah banyak kerusakannya, dan perlu ditatam” kata Subagiyo, Jumat (22/2). Menurutnya, dari 43 pasar tradisional di Solo, separuhnya sudah direvitalisasi.

Saat ini masih ada 12 pasar yang belum direvitalisasi. ”Rencananya, lima pasar tradisional digarap di 2014 dan tujuh pasar selanjutnya di 2015,” paparnya. Menurut Subagiyo, persiapan revitalisasi tiga pasar ini sudah dalam tahap pembuatan detail engineering design (DED). Setelah itu, lelang fisik bangunan akan digelar Maret nanti.

Baca Juga :  Badko TPQ dan Pemkot Gelar Seleksi Pengajar

Untuk Pasar Pasar Kliwon anggaran revitalisasi dijatah Rp7 miliar. Proses pengerjaannya ditaget enam bulan rampung. Kemudian, Pasar Depok ada proyek pengembangan dengan dana Rp 700 juta. Berikutnya, revitalisasi Pasar Elpabes dengan jatah dana Rp 9 miliar.

”Khusus pembuatan landscape Pasar Depok, butuh waktu empat bulan. Dua pasar lain diperkirakan selesai Oktober,” paparnya. Dari tiga pasar itu, kata Subagiyo, desain Pasar Elpabes yang paling rumit. Karena disesuaikan zona untuk pakaian, barang bekas, dan elektronik.

Selain revitalisasi tiga pasar itu, DPP juga akan akan membangun Pasar Gilingan di lahan bekas pangkalan angkutan umum nonbus (Papsa) di kawasan Banjarsari. ”Pembangunan Pasar Papsa dipastikan akan menelan biaya Rp 11 miliar dan dari jumlah tersebut, Rp 5 miliar dapat bantuan dari Pusat,” ucapnya.

Baca Juga :  Begini Jadinya Jika Walikota dan Rio Haryanto Ikut Kelas Inspirasi Solo Mengajar

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto, menegaskan, semua proyek fisik yang diawasi Komisi III harus selesai Oktober. Pasalnya, dari pengalaman tahun 2012, banyak proyek fisik yang tidak rampung hingga akhir tahun. ”Dari pengalaman tahun lalu, semua proyek fisik di bawah Komisi III harus rampung Oktober. Apun bentuk proyeknya,” kata politisi PDIP ini. Muhammad Ismail

BAGIKAN