JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Rem Kurang Pakem, Truk Boks Tabrak Empat Mobil

Rem Kurang Pakem, Truk Boks Tabrak Empat Mobil

412
BAGIKAN
RINGSEK-Mobil kijang ringsek akibat kecelakaan beruntun di pertigaan lampu merah Bangak, Jalan Boyolali-Kartasura, Sabtu (23/2).
RINGSEK-Mobil kijang ringsek akibat kecelakaan beruntun di pertigaan lampu merah Bangak, Jalan Boyolali-Kartasura, Sabtu (23/2).

BOYOLALI-Kecelakaan beruntun terjadi di lampu merah pertigaan Bangak, Jalan Boyolali-Kartasura, Sabtu (23/2). Sebuah truk boks muatan pupuk, menabrak tiga truk dan satu mobil kijang yang berada di depannya saat berhenti. Sementara itu, satu orang tewas dalam kecelakaan maut antara dua sepeda motor terjadi di ruas Jalan Boyolali-Semarang, tepatnya di Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota.

Kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu, tiba di lokasi para pengguna jalan dari arah Boyolali, berhenti karena lampu menyala merah. Tiba-tiba truk boks B 9017 BCD yang dikemudikan Antoni, warga Tegal, melaju tak terkendali dari arah barat dan langsung menabrak mobil di depannya.

Kali pertama, truk boks menghantam truk AA 1782 GB yang dikemudikan Slamet (46), warga Magelang. Kerasnya benturan hingga membuat truknya yang dikemudikan Slamet terpental ke depan dan menghantam truk H 1837 FS bermuatan kaca yang dikemudikan Ngadiran (58), warga Semarang. Demikian halnya, kerasnya benturan tak membuat tabrakan berhenti, truk kaca juga terdorong dan menabrak mobil Toyota Kijang B 1337 ZI yang dikemudikan Jonathan (45).

Mobil kijang yang terdorong, kemudian menabrak truk AD 1429 A yang dikemudikan Suroso (57), warga Klaten. Beruntung, meskipun kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan ringsek, namun tidak ada korban jiwa dalam tabrakan beruntun tersebut. Kendati demikian, hampir semua truk dan mobil ringsek, terutama mobil Kijang  rusak bagian depan dan belakang. “Jelas saya kaget, soalnya saya sudah berhenti beberapa saat tiba-tiba ditabrak keras dari belakang,” tutur Slamet.

Ungkapan senada disampaikan Jonathan. Ia tak menduga akan ditabrak. Jonathan yang mengaku akan menuju ke Madiun itu, sempat terlonjak karena kerasnya dorongan.

Menurut sopir truk boks, Antoni, kecelakaan tersebut terjadi karena rem truknya tidak nyandak sehingga tidak berhenti saat lampu merah.
Kecelakaan ini kemudian langsung ditangani Satlantas Polres Boyolali. Petugas Pos Lalu Lintas Bangak, Bripda Nanang mengungkapkan, sementara kasus kecelakaan ini diselesaikan secara kekeluargaan, selain tidak ada korban jiwa juga sesuai permintaan para pengemudi.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kendaraan yang rusak,” ungkap dia.

Satu Tewas

Terpisah, kecelakaan maut terjadi hari yang sama di ruas Jalan Boyolali-Semarang, tepatnya di Desa Penggung. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda AD 2739 YM dikendarai Subari Hadi Wiyono (40), warga Desa Semono, Kecamatan Sambi, dengan sepeda motor Yamaha H 3456 WB dikendarai Weny Arysona (21), warga Banjaran, Kelurahan Mangunsari, Sidomukti, Salatiga.

Kecelakaan terjadi saat korban Subari melaju dari arah selatan ke utara (Boyolali-Semarang) sekitar pukul 05.45 WIB. Diduga, korban Subari berjalan terlalu ke tengah hingga bertabrakan dengan Weny yang berlawanan arah.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasatlantas AKP Sugino dan Kanitlaka Iptu Arifin mengungkapkan, akibat kecelakaan itu, korban Subari tewas.

Ario Bhawono