JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Ribuan Nama DP4 Klaten Bermasalah

Ribuan Nama DP4 Klaten Bermasalah

380
BAGIKAN

KLATEN – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Klaten menemukan ribuan nama bermasalah pada Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (D4) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013.

Ketua Panwaslu Kabupaten Klaten, Suharno mengatakan setidaknya terdapat 8.715 nama bermasalah yang berhasil ditemukan oleh petugas. Ia menuturkan dari sekian temuan nama yang bermasalah namun masih terdaftar sebagai pemilih itu di antaranya 5.453 orang pemilih diketahui telah meninggal dunia dan 2.050 orang ber-KTP ganda.

Sementara warga baru yang belum terdaftar 459 orang,168 orang warga yang mengalami gangguan jiwa, 168 orang tercatat sebagai anggota TNI dan Polri, menikah belum terdaftar 161 orang, usia 17 tahun 110 orang, dan tidak bisa diverifikasi karena tempatnya kena gusur 146 orang. “Data itu masih sementara. Dari hasil temuan itu nanti juga sebagai bahan untuk mencocokkan saat Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan,” ujar Suharno saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (1/2).

Suharno menjelaskan, adanya warga yang sudah meninggal tapi masih masuk dalam daftar pemilih sering kali terjadi. Hal tersebut lantaran banyak warga enggan melaporkan kematian anggota keluarganya sehingga terkadang menyulitkan pendataan yang dilakukan petugas. “Rata-rata masyarakat enggan melaporkan anggota keluarganya yang meninggal ke pemerintah desa. Untuk temuan kali ini, mereka yang meninggal dunia sudah dua tahunan silam,”ujarnya. Di sisi lain, selama proses Pencocokan dan Penelitian (coklit) yang dilakukan pengawas, saat ini sudah ada 150.000 data yang sudah masuk dari total yang diprediksi sekitar 300.000-an.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten masih terus melakukan Coklit pemilih pada Pilgub Jateng. Terdapat 1.136.865 jiwa yang namanya akan diverifikasi menjadi DPS.

Anggota KPU Kabupaten Klaten dari Divisi Pemilihan, Muhammad Ismail, mengatakan hingga saat ini proses Coklit yang dilakukan petugas Pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah mencapai 77 persen. Sedangkan batas waktu untuk Coklit daftar pemilih hingga 4 Februari mendatang. “Waktu yang tersisa ini akan digunakan semaksimal mungkin dalam melakukan pendataan terhadap warga yang sudah memiliki hak suara,” ujar Ismail. Angga Purnama