JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Roy Luluhkan PSSI-KPSI?

Roy Luluhkan PSSI-KPSI?

306
Roy Suryo
Roy Suryo

JAKARTA – Beberapa poin penting dihasilkan dari pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein serta Ketua KPSI, La Nyalla Mattalitti di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (18/2) malam. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan konflik PSSI-KPSI serta menanggapi surat FIFA yang diberikan kepada Menpora tanggal 13 Februari.

Poin keputusan pertama yang dihasilkan dari pertemuan tersebut yakni bahwa baik PSSI dan KPSI sepakat untuk menjalani empat poin seperti yang tercantum dalam Memorandum of Understanding (MoU) 7 Juni 2012 yang dibentuk oleh Task Force, surat FIFA 18 Desember 2012 dan 13 Februari. Keempat hal yang dimaksud sendiri yakni unifikasi atau penyatuan liga, revisi statuta, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dan melaksanakan kongres dengan peserta berdasarkan peserta kongres di Solo, 9 Juli 2012.

Keempat Exco yang posisinya harus dikembalikan ke PSSI yakni La Nyalla Mattalitti, Tony Aprilani, Roberto Rouw, serta Erwin Dwi Budiawan . Keempat anggota Exco tersebutlah yang akhirnya membentuk Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

“Empat poin ini akan dan sudah disepakati oleh Djohar Arifin Husin dan La Nyalla. Sebelumnya, dalam dua kali pertemuan, beliau-beliau juga sudah mengatakan akan mematuhinya,” kata Roy Suryo saat melalukan jumpa pers seusai pertemuan.

Roy yang juga didampingi oleh Djohar dan La Nyalla, serta Ketua KOI, Rita Subowo, menambahkan bahwa kedua pihak juga sudah sepakat untuk melaksanakan kongres sebagai jalan terakhir menyelesaikan permasalahan pesepakbolaan Indonesia. Suksesor Andi Mallarangeng itu menjelaskan bahwa kongres sudah disepakati akan digelar pada 17 Maret 2013 atau tiga hari sebelum FIFA membahas nasib Indonesia di tingkat Komite Eksekutif.

“17 Maret akan diselenggarakan kongres PSSI dan itu sudah disepakati. Insya Allah, kongres akan digelar di Jakarta. Semoga bisa berjalan lancar dan normal. Pemerintah akan mendukung penuh, begitu juga dengan mekanisme di dalamnya,” sambung Roy Suryo.

Untuk menggelar kongres sendiri dibutuhkan waktu 30 hari masa persiapan. Akan tetapi waktu persiapan untuk kongres kali ini kurang dari 30 hari. Menanggapi hal itu, Roy mengaku ada statuta yang harus dilanggar. Akan tetapi ini dalam posisi yang darurat, karena batas FIFA untuk menyelesaikan konflik sepakbola Indonesia hingga tanggal 20 Maret 2013.

Sementara itu, jika kongres sukses dilaksanakan dan menghasilkan keputusan demi memutus permasalahan dualism organisasi dan memperbaiki kondisi pesepakbolaan Indonesia, Roy meminta La Nyalla Mattalitti untuk membubarkan KPSI. “Kongres akan dilaksanakan oleh tim, baik dari PSSI dan KPSI dan ada perwakilan dari KOI. Kalau kongres selesai, maka KPSI akan hilang atau membubarkan diri. Mohon doa restu, mudah-mudahan poin-poin yang telah disepakati ini diterima,” sambungnya.

Tim ini kemungkinan juga akan melakukan verifikasi. Namun, sebelum melakukan verifikasi peserta, Roy menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan FIFA dan AFC. “Yang jelas, sebelum pelaksanaan kongres kami akan konsultasi ke FIFA dan AFC. Termasuk juga perihal agenda. Yang jelas untuk saat ini agenda adalah kongres biasa dan akan membahas empat poin itu,” jelasnya. Suharno

BAGIKAN