SBY Minta Maaf Hasil Rapimnas PD Tidak Bombastis

SBY Minta Maaf Hasil Rapimnas PD Tidak Bombastis

168
SBY menerima pakta. (dtc)

Jakarta – – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY telah selesai memberikan pengarahan tertutup kepada para peserta Rapimnas. SBY lantas menerima berkas pakta integritas yang telah diteken oleh Ketua DPC dan DPD se-Indonesia. Kemudian, SBY memberikan keterangan pers. Rapimnas pun berakhir dengan damai.

SBY mengenakan jaket PD, berpidato di podium di Puri Agung Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2013). Di belakang SBY, berjajar para petinggi PD seperti Sekjen Edhie Baskoro, Ketum Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie, Jhonny Allen, Max Sopacua, Jero Wacik dan Syarief Hasan. Mereka memakai jaket PD serupa.

Baca Juga :  Kisah Siswi SMA Bertemu Sang Ayah Saat Order Ojek Online, Ini Pesan Salma untuk Anak 'Broken Home'

“Sebagaimana Saudara ketahui, baru saja keluarga besar Partai Demokat melaksanakan rapat pimpinan nasional. Rapimnas yang baru saja kami laksanakan adalah upaya bersama untuk penyelamatan Partai Demokat yang sekarang ini sedang menghadapi elektabilitas dengan harapan apa yang akan Partai Demokat lakukan nanti, elektablitas kami akan kembali pulih dan setelah itu kami akan lebih gigih lagi di dalam meningkatkan karya dan pengabdian untuk rakyat, bangsa dan negara,” papar SBY memulai keterangan tanpa tanya jawab itu.

SBY memahami pastinya pers dan masyarakat politik menunggu-nunggu hasil rapimnas Partai Demokrat. Namun SBY meminta maaf bila keterangan persnya tidak mengejutkan sesuai harapan yang sebagian pihak. “Bisa jadi yang saya sampaikan kurang melegakan karena tidak bombastis. Sebab segala sesuatunya berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kisah Siswi SMA Bertemu Sang Ayah Saat Order Ojek Online, Ini Pesan Salma untuk Anak 'Broken Home'

SBY juga menyebut ada yang menghadap-hadapkan dirinya sebagai Ketua Majelis Tinggi plus Dewan Pembina PD dengan Ketua Umum PD. Padahal keduanya sama-sama duduk di Majelis Tinggi karena status Ketua Umum adalah wakil ketua Majelis Tinggi.

“Bila Majelis Tinggi melakukan penyelamatan partai, maka ketua umum ada di dalamnya,” kata SBY disambut tepuk tangan hadirin. Setelah berpidato, SBY, Anas dan pengurus lainnya berfoto bersama.

detik.com

BAGIKAN