Siswa TK Al A’raaf, Belajar Jadi Pemadam Kebakaran

Siswa TK Al A’raaf, Belajar Jadi Pemadam Kebakaran

738

Bercita-Cita Jadi Pemadam Untuk Menyelamatkan Sesama

MENGENAL PEMADAM KEBAKARAN-Sejumlah siswa-siswi TK Al A'raaf bermain air yang berasal dari semprotan air pemadam kebakaran saat mengunjungi Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surakarta di Pedaringan, Jebres, Kamis (28/2). Kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan pada murid mengenai profesi pemadam kebakaran. Joglosemar/Yuhan Perdana
MENGENAL PEMADAM KEBAKARAN-Sejumlah siswa-siswi TK Al A’raaf bermain air yang berasal dari semprotan air pemadam kebakaran saat mengunjungi Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surakarta di Pedaringan, Jebres, Kamis (28/2). Kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan pada murid mengenai profesi pemadam kebakaran. Joglosemar/Yuhan Perdana

Kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan oleh TK Al A’raaf di hari Kamis (28/2) terlihat berbeda dari biasanya. Pasalnya, Kamis pagi kemarin, seluruh siswa TK Al A’raaf melakukan kunjungan ke kantor pemadam kebakaran Solo yang berada di daerah Pedaringan, Jebres.

Menurut ketua pelaksana tindakan luar sekolah (outing), Herawati Nurul, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan tiap bulan. “Acara ini dilaksanakan setiap bulan dan disesuaikan dengan tema profesi yang akan diambil. Jadi, tema di tiap bulan itu berbeda-beda dan kebetulan tema kali ini adalah ke pemadam kebakaran,” ucapnya.

Melalui penuturan wanita berkerudung ini, jumlah siswa yang mengikuti kegiatan belajar dan mengajar diluar kelas ini diikuti sebanyak 83 siswa, yang terdiri dari 19 siswa Kelompok Bermain (KB), 38 siswa TK A, dan 26 dari TK B.

Menurut Herawati, mengatakan pentingnya pelajaran kali ini bagi siswa. “Acara ini sangat penting karena agar mereka (para siswa red) tahu akan bahaya dari api. Oleh karena itu mereka akan berhati-hati saat bermain kembang api,” jelasnya kepada Joglosemar, Kamis (28/2).

Dalam kegiatan ini, para siswa diajarkan tentang berbagai hal mengenai cara kerja petugas pemadam kebakaran ketika mereka bertugas. “Nanti para siswa juga diberi simulasi kebakaran,” tambah Herawati. Selain itu, para siswa juga dijelaskan mengenai alat-alat yang digunakan petugas pemadam kebakaran, bahaya dari api dan para siswa juga diberi sedikit pengarahan agar tidak salah dalam mengartikan bahaya dari api.

Setelah para siswa diberi pengarahan tersebut, para siswa kemudian diajak untuk berkeliling disekitar kantor pemadam kebakaran dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran. Para siswa terlihat begitu antusias saat akan menaiki mobil pemadam.

Rasa antusias itu terlihat dari raut muka salah satu siswa TK B, Hafidz, ia mengatakan jika ia sangat menyukai kegiatan ini. Bahkan Hafidz pun saat ditemui sebelum menaiki mobil pemadam, ia mengatakan jika ia kelak kalau sudah besar memiliki cita-cita sebagai petugas pemadam kebakaran. “Aku pengen jadi petugas kebakaran, karena biar kayak kakak,” ungkapnya dengan malu. Dony Suryadi P

BAGIKAN