Supir Fuso Jadi Tersangka

Supir Fuso Jadi Tersangka

484

Kecelakaan Maut di Ngasem

KECELAKAAN NAAS-Jenazah salah satu korban kecelakaan maut dipertigaan Ngasem, Sukoharjo dievakusi pihak kepolisian dari tempat kejadian perkara, Rabu (20/2). Joglosemar/Yuhan Perdana
KECELAKAAN NAAS-Jenazah salah satu korban kecelakaan maut dipertigaan Ngasem, Sukoharjo dievakusi pihak kepolisian dari tempat kejadian perkara, Rabu (20/2). Joglosemar/Yuhan Perdana

SUKOHARJO- Polres Sukoharjo menetapkan supir Mitsubishi Fuso, Supriyanto (43) sebagai tersangka tabrakan maut di pertigaan Ngasem, Kartasura, Rabu (20/2) kemarin. Dia terbukti bersalah telah menerobos lampu merah yang mengakibatkan satu orang meninggal dan satu luka-luka.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari menjelaskan, pascamemeriksa saksi-saksi, pihaknya menyimpulkan jika warga Kusumodilagan RT 3/ RW VII Joyosuran, Pasar Kliwon, Solo itu lalai. Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan jika supir Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi (Nopol) AD 1855 AA telah menerobos lampu merah di pertigaan Ngasem.

Lantaran melanggar peraturan lalu lintas, truk bertonase berat itu menabrak dua mobil dan satu sepeda motor. “Kami menetapkan supir Mitsubishi Fuso sebagai tersangka. Ya karena dia menerobos lampu merah,” kata Ade, Kamis (21/2).

Baca Juga :  Upacara HUT ke-72 RI dan ke-51 Sritex, Wujudkan Karya Indonesia untuk Dunia

Supriyanto pun dinilai melanggar pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta. Selain menetapkan tersangka, Polres Sukoharjo juga menyita barang bukti dari kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mulyani (50), warga Dukuh Sari RT 2/ RW V Singosari, Boyolali. Barang bukti yang disita itu antara lain Mitsubishi Fuso dan sepeda motor Honda Supra X dengan Nopol AD 2053 PM. “Sementara ini, barang bukti kami sita,” ujar dia.

Baca Juga :  Wardoyo Minta Perusahaan di Sukoharjo Optimalkan CSR

Seperti diberitakan Joglosemar, Kamis (21/2), truk Mitsubishi Fuso itu menabrak Opel Blazer, Toyota Innova, dan sebuah sepeda motor Honda Supra X di pertigaan Ngasem, Kartasura, Rabu (20/2) siang. Dalam kecelakaan itu, pembonceng motor, Mulyani, langsung tewas di lokasi kejadian. Di mana, kondisi kepala korban pecah, kedua tangan dan kakinya patah, dan ususnya terburai. Selain itu, tabrakan beruntun itu juga menyebabkan pengendara motor Ahmad Marsalid (28) mengalami luka-luka. Alhasil, korban meninggal dan luka-luka langsung dibawa ke RS Yarsis Pabelan, Kartasura. Murniati

BAGIKAN